SMPN 10 Ambon Tetap Semangat Dalam Proses Belajar Daring

oleh -114 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Semenjak Pandemi COVID-19 menyerang negara tercinta Indonesia, pemerintah mulai menghentikan pembelajaran tatap muka di sekolah-sekolah di semua jenjang seperti PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi dan menyelenggarakan proses belajar online (daring)

Namun hal tersebut tidak menurunkan semangat proses belajar mengajar antara guru dan murid. Salah satu contoh ialah SMP Negeri 10 Ambon yang saat ini masih semangat dengan belajar mengajar walaupun proses pembelajaraannya dengan jarak jauh (Daring).

Saat diwawancarai wartawan porostimur.com, Rabu (20/1/2021), Kepala Sekolah SMP N 10 Ambon, Ny. W. Tuhumury S.S.pd yang baru dilantik 5 Januari 2021 lalu menjelaskan tentang persiapan dari proses belajar mengajar sampai tahap ujian akhir.

Baca Juga  Peringati HUT Bhayangkara Ke-74, Polres Kepsul Gelar Syukuran

“Memang Beta baru dilantik 05 Januari dan baru datang di sekolah ini 10 Januari dan melaksanakan tugas disini, tetapi melihat perkembangan yang ada di SMP Negeri 10 Ambon mulai dari masa pandemi kemarin, tetap melaksanakan proses pembelajaran secara daring dan luring itu dilakukan,” ungkap Tuhumury.

“Dan bersyukur sekali, beta dari SMP Kalam Kudus berpikir kalau disini proses pembelajaran luring yang lebih banyak, padahal ketika beta sampai disini beta sangat bersyukur bahwa proses pembelajaran daring berjalan dengan baik dan luring itu hanya satu kelas dua atau tiga orang saja karena terkendala tidak memiliki jaringan internet kemudian HP mungkin tidak ada,” imbuhnya.

Baca Juga  ASN Buru Tunggang Langgang Saat Akan di-Swab

Dari hasil penglihatan semester kemarin, Tuhumury sangat mengapreasi guru-guru karena terlihat sangat siap dalam melakukan proses pembelajaran daring dengan baik.

“Mulai semester genap kemarin, proses sudah jalan dari satu minggu kemarin jadi sudah jalan dan guru-guru tetap eksis dan setiap pagi beta tetap kontrol untuk dimbil dokumentasinya sebagai bukti bahwa memang proses daring kita lakukan,” jelasnya.

Mengenai informasi akan dilakukan belajar secara tatap muka, Tuhumury bilang, seandainya kalau tatap muka dimulai, berarti pihak sekolah akan mengatur supaya tidak banyak siswa yang berada dalam satu ruang belajar.

“Jadi mungkin kita akan membaginya per-jam sehingga kita harus menjaga protokol kesehatan,” ujarnya.

Selain itu Tuhumury juga mengimbau orang tua murid agar selalu membantu dan memperhatikan jam belajar anak.

Baca Juga  Tantang adik ipar, kepala kakak ipar dibacok

“Walaupun proses pembelajaran daring, guru itu punya antusias untuk memberikan materi untuk mengajarkan anak-anak. Fasilitas yang sudah di berikan oleh sekolah berupa Tab, mohon orang tua lebih lagi menuntun anak-anak supaya memotivasi anak-anak untuk tetap bisa belajar dan menggunakan waktu itu dengan baik, selalu mendampingi dan menuntun anak-anak supaya mereka bisa mengikuti proses belajar dengan baik,” tandasnya. (valen)