Soal Bandara Pattimura, DPRD Maluku Warning PT. Angkasa Pura & PT. AMKA

oleh -316 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: DPRD Maluku memanggil PT. Angkasa Pura dan kontraktor PT. AMKA yang mengerjakan proyek abandara Pattimura untuk mendengar keterangan dan penjelasan terhadap mangkraknya proyek tersebut. Selasa (2/2/2021).

Saat diwawancarai, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, menjelaskan pertemuan terkait masalah proyek Bandara Pattimura yang tidak kunjung rampung dikerjakan.

“Kita bicara terkait masalah, kapan rehab terhadap Bandara Pattimura itu diselesaikan. Yang kedua berkaitan dengan masalah kebersihan yang ada di Bandara Pattimura, dan yang ke tiga berkaitan dengan rekruitmen pegawai. Dan ternyata setelah kita bahas dengan teman-teman dari Angkasa Pura, ada beberapa hal yang menjadi sorotan yaitu, memang karena masalah adendum mereka sudah lakukan dan ini sudah sampai tiga kali, kemarin mereka sudah adendum dari bulan September 2020, dan rencana PT. AMKA akan menyelesaikan masalah itu pada bulan Desember 2020 tapi kemudian di undur lagi tanggal 15 Januari 2021 lalu di undur juga sampai 15 Februari 2021,” jelasnya.

Baca Juga  DPRD Minta Pemerintah Bebaskan Tapol Papua, Yunus: Jangan Terus Membuat Luka!

Selain itu, Richard menyampaikan bahwa, langkah tegas akan diambil jika masalah ini tidak cepat ditangani.

“Kita sudah sepakat bahwa kemudian masih diundur lagi dan yang ke tiga hal ini tidak diindahkan, maka pihak Angkasa Pura akan mengambil tindakan tegas dengan pencabutan kerja,” tegasnya.

“Tapi setelah itu Komisi akan back up dan kemudian memberikan pertimbangan kepada pimpinan DPRD untuk direkomendasikan di Paripurna, kemudian rekomendasi DPRD diterbitkan kelembagaan untuk dilaporkan PT. AMKA ke Kejaksaan Tinggi Maluku karena tidak bisa menyelesaikan masalah pekerjaan terhadap Bandara Pattimura yang merupakan pintu gerbang Maluku,” imbuhnya.

Terkait masalah kebersihan, Richard memperkirakan ini juga pengaruh dari rehab yang terjadi, sehingga kemudian masalah-masalah itu diharapkan menjadi perhatian.

“Mereka menjanjikan pada kita bahwa tanggal 15 Februari kalau memang itu sudah selesai, maka mereka akan memberikan kenyamanan bagi yang datang maupun bepergian dari Bandara Pattimura Ambon,” ungkapnya. (valen)