Soal Isu Ijazah Palsu di Pilkada Halsel, Ini Penjelasan Muhamadiyah Ternate

oleh -84 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan SMA Muhammadiyah Kota Ternate akhirnya meluruskan isu murahan yang beredar di media sosial terkait Ijazah salah satu calon bupati di Halmahera Selatan, Ahad (23/8/2020).

Polemik dan isu liar yang dihembuskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab atas dugaan ijazah palsu yang dialamatkan kepada salah satu calon kepala daerah di kabupaten Halmahera Selatan itu telah membuat gaduh media sosial dan dianggap menjurus ke pencemaran nama baik.

Sudarto, Rahim Yasin, SH, MH mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Sekretaris PD Muhammadiyah Kota Ternate Ismar Juma dan Nursany Samaun, S.Pd, M.Si menggelar jumpa pers Gina meluruskan isu ijasah palsu salah satu calon kepala daerah yang diterbitkan oleh SMA Muhammadiyah Kota Ternate itu.

Baca Juga  KPU canangkan Pilkada Serentak jilid III di Maluku

Kepsek SMA Muhammadiyah Kota Ternate, Nursany Samaun, menguaraikan bahwa yang dilakukannya sudah benar sesuai dengan kewenangannya. Melegalisir ijazah atas nama Usman Sidik.

Link Banner

Nursany membenarkan bahwa Usman Sidik telah mengikuti ujian di SMA Muhammadiyah Ternate pada Tahun Ajaran 1991-1992.

Nursany bilang, Ijazah yang dimiliki oleh Usman Sidik yang berasal dari SMA Muhammadiyah Kota Ternate adalah benar-benar asli, sesuai dengan dokumen yang ada.

“Usman Sidik terdaftar di 8355 sebagai syarat pengajuan peserta ujian,” tegasnya.

“Terkait dengan kode dan format Ijazah (konsideran) itu bukan kewenangan saya untuk menjawabnya. Saya bekerja berdasarkan SOP yang ada di sekolah, yaitu melegalisir ijazah karena yang bersangkutan menunjukan ijazah asli, dan semua syarat terpenuhi. Insya Alalh Ijasah Usman Sidik sah dan asli,” imbuh Nursany.

Baca Juga  Satu PDP Meninggal Dunia di RSUD Chasan Boesoirie, LSM Rorano Minta Warga Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

Diketahui Ijazah tersebut dilegalisir Pada bulan Maret 2020 lalu

“Yang membawa Ijazah untuk dilegalesir itu Sudarso M. Yang bersangkutan Usman Sidik tidak datang waktu itu,” ujarnya.

Nursany mengakui Usman adalah benar alumni SMA Muhammadiyah Ternate.

“Sebagai kepala sekola saya mengakui saudara Usman Sidik pernah bersekolah di SMA Muhamadiyah. Jika ada pihak-pihak yang tidak percaya, silahkan melapotkan ke pengadilan”, pungkasnya. (al/adhy)