Soal Kelangkaan BBM Bersubsidi, Pertamina Bilang Begini

oleh -145 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Komisi II DPRD Maluku melakukan rapat bersama mitra kerja dari pihak Pertamina dan para manager SPBU guna membicarakan kelangkaan BBM bersubsidi baik jenis solar maupun premium yang akan dihilangkan oleh pihak Pertamina, melalui program Langit Biru.

“Tadi kami sudah menyampaikan kepada Komisi II terkait dengan program PLB itu secara menyeluruh, kami sudah sampaikan terkait dengan pemaparan kami dengan walikota juga mudah-mudahan nanti awal September sudah ada hasil yang nanti bisa ditunggukan oleh para angkot yang sempat melakukan aksi,” ujar Sales Areal Manager, Wilson Samaluku kepada wartawan di Kantor DPRD Maluku, Jumat (27/8/2021).

Ketika disinggung terkait stok dari Solar sendiri Wilson membantah hal tersebut. “Kita tidak ada kekurangan stok karena Depo Wayame itu adalah depo paling besar di Indonesia Timur itu adalah tulang punggung wilayah kami jadi tidak perlu khawatir. Tidak ada kendala cuaca, tidak ada lagi kendala yang namanya pengiriman armada angkut, jadi tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Baca Juga  Hari pertama Masuk Sekolah, Kakanwil Kemenag Malut Monev di 4 Madrasah

Wilson juga membantah adanya permainan di tingkat SPBU ketika ditanyakan.

“Tidak, jadi kita harus cek benar, tadi kami juga sudah sampaikan bahwa semua kan yang namanya pengguna ini kita harus pastikan siapa pengguna langsungnya jangan sampai nanti ada orang-orang yang tidak berhak. Kan sudah diatur di dalam aturan terkait siapa yang boleh dan siapa yang tidak,” ungkapnya.

Wilson bilang, sudah ada aturannya, jadi harus pastikan sehingga penggunanya benar, jangan sampai nanti penggunaan tidak benar, dipakai menggunakan solar atau mungkin dijual di tempat yang tidak semestinya bahkan diambil oleh oknum tertentu.

“Karena SPBU itu menjual dexlite dan menjual biosolar, masyarakat akan memilih yang mana, sekarang ini adalah dexlite itu adalah yang lebih ramah lingkungan lebih berkualitas dan satu juga timbang ataupun sulfur yang dihasilkan juga lebih rendah Kalau pake dexlite,” tukasnya.

Baca Juga  Kapolda Maluku Serahkan Bingkisan Lebaran

Wilson menjelaskan, biosolar itu kan pasti subsidi kalau yang dexlite itu tidak subsidi jadi memang sesuai dengan peruntukan sudah ada pengaturannya juga, dari aturan migas ini.

“Mohon maaf antas ketidaknyamanan ini, kami akan pastikan di lapangan bahwa solar itu nanti ada untuk bapak ibu semua yang menjalankan produk perekonomian yang langsung menggunakanya. Soal stok sangat mencukupi, seperti yang saya sampaikan bahwa Wayame ini adalah depo besar,” pungkasnya. (nicolas)