Soal Legalitas Ijasah, Alumni MA Nursyafaat Koititi Meminta Yayasan Hadirkan SKHUN

oleh -264 views
Link Banner

Porostimur.com | Halsel: Terkait pemberitaan Tentang “Legalitas Ijasah M.A Nursyafaat Koititi Tahun Pelajaran 2009/2010 perlu pembuktian”.

Alumni MA Nursyafaat Koititi dari Tahun 2008 hingga 2010 meminta kepada pihak Yayasan Nursyafaat Alfarabi Provinsi Maluku Utara untuk menghadirkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN), demi menepis wacana yang kian berkembang dikalangan Masyarakat Desa Koititi Kecamatan Gane Barat.

Bahkan, para Alumni Madrasah Aliyah Nursyafaat Koititi itu, membentuk sebuah perkumpulan untuk melakukan Orasi, hingga pada tingkat memboikot Sekolah jika dalam jangka waktu dekat pihak Yayasan (Roslan Konoras) tidak memenuhi permintaan mereka untuk segera menghadirkan SKHUN sebagai bukti keraguan akan legalitas Ijasah yang diduga ilegal dan sebagian dari mereka ang dinyatakan tidak Lulus (Mengulang) namun mengantongi Ijasah yang sempat bermasalah ketika akan mengikuti Tes di instansi Pemerintah maupun Penyelenggara Pemilihan Umum

Baca Juga  Triwulan IV 2017, PDRB Maluku capai Rp 10,41 trilyun

Hal tersebut, disampaikan Mahdi Ibrahim CS (28), dalam pertemuan terbuka Alumni Nursyafaat Koititi Sabtu, 04/04/2020 Berkisar Pukul 21:00 WIT mengungkapkan bahwa, “Kami, Alumni MA Nursyafaat meminta kepada Ketua Yayasan.

Ruslan Konoras yang kala itu juga sebagai Kepala Sekolah, agar dalam Waktu satu bulan maksimal selesai Lebaran Pihaknya (Yayasan) untuk segera menghadirkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)apa bila pihak Yayasan tidak bisa memenuhi permintaan Kami maka, kami akan melakukan pemboikotan Sekolah dan memproses Ketua Yayasan Sesuai dengan Ketentuan Hukum yang berlaku” Kata Mahdi Ccsaat dikonfirmasi di Desa Koititi. (adhy)