Soal Lelang Kepulauan Widi di Situs Lelang Amerika, ini Penjelasan Resmi PT LII

oleh -856 views

Porostimur.com, Ternate – PT Leadership Islands Indonesia (LII) akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait ramainya pemberitaan tentang Kepulauan Widi yang akan dilelang oleh situs lelang asing Sotheby’s Concierge Auctions yang berbasis di New York, Amerika Serikat.

Dalam keterangan resminya yang diterima redaksi porostimur.com, Kamis (24/11/2022), PT Leadership Islands Indonesia (LII) menyatakan bahwa pihaknya selama beberapa tahun belakangan ini, telah bekerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk melindungi dan mengembangkan Cagar Alam Widi, sebuah kepulauan yang masih asli dan indah dengan 100+ atol karang yang terletak di lepas Pantai Timur Halmahera Selatan, Maluku Utara, Timur Indonesia.

CEO PT. Leadership Island Indonesia (LII) Natalia Nari Cahterine, menjelaskan, PT LII memegang hak eksklusif untuk mengembangkan dan mengelola Cagar Alam Widi, dan dengan bantuan perancang hotel terkemuka dunia, Bill Bensley, perusahaan telah membuat masterplan dengan tingkat kepadatan rendah yang memperhatikan kesensitifan ekologis dengan menyentuh hanya 0,005% dari total luas Cagar Alam tersebut.

“Setelah beberapa tahun mendapatkan izin dan lisensi, mensurvei keadaan tanah dan perairan, membuat rencana pengelolaan serta perlindungan dan bekerja untuk memastikan bahwa pengembangan ini tetap menjaga Cagar Alam Widi dalam kondisi alami terbaiknya, PT LII bersemangat untuk menarik investasi yang besar ke wilayah ini,’ ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kata Nalatia, PT LII telah bermitra dengan Sotheby’s Concierge Auctions dan Jones Lang Salle Hotels Group. Perusahaan bereputasi tinggi ini mempromosikan penjualan ekuitas di PT LII kepada investor besar, lokal dan internasional.

Setiap investor diwajibkan untuk berkomitmen dalam jumlah yang signifikan untuk pengembangan, bersama dengan tim kepemimpinan PT LII yang ada,” papar Natalia.

“Kami merasa terhormat dapat mengangkat Cagar Alam Widi sebagai peluang investasi jangka panjang dan berkelanjutan yang luar biasa di Indonesia. Untuk menghindari keraguan, perhatikan bahwa hukum Indonesia tidak mengizinkan penjualan pulau, namun saham perusahaan pemegang hak pengembangan dapat dijual,” imbuhnya.

Melalui siaran pers tersebut, pihak PT LII juga meminta semua media dan pers untuk dengan jelas memberitakan dan menyatakan di setiap media yang terkait dengan pelelangan bahwa PT LII tidak berniat menjual Kepulauan Widi sebagaimana telah ramai diberitakan.

“PT LII sepenuhnya memahami dan mematuhi hukum Indonesia dan tetap menghormati Kedaulatan Indonesia dan berhati-hati untuk menyatakan dengan sangat jelas bahwa mereka menjual saham di perusahaan yang memegang hak pengembangan,” tegas dia.

Natalia menegaskan, setiap artikel pers yang tidak menyertakan detail ini salah mengartikan fakta dan dapat menghadapi tindakan hukum. (red)

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.