Soal Listrik Gratis, PLN Bacan Masih Tunggu Sistem dari Pusat

oleh -351 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Berdasarkan kebijakan Presiden Jokowi yang menerbitkan aturan pemotongan hingga gratis tarif listrik di Indonesia selama 3 bulan kepada masyarakat, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) Cabang Bacan masih menunggu aturan teknis dari PLN Pusat.

Diketahui gartis listrik pada masyarakat selama 3 bulan dihitung sejak April sampai Juni 2020 akibat pandemi Virus Corona (Covid-19) yang menyebabkan pemerintah harus membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah.

Terkait hal tersebut, Ibrahim Soleman, Kepala PLN Cabang Bacan, kepada warwatan media saat ditemui di ruang kerjanya Kamis, (2/4/2020) mengatakan sangat merespon serta mendukung penuh apa yang telah dibijaki oleh pemerintah pusat soal menggratiskan tarif listrik pada masyarakat.

Baca Juga  Direktur Proyek Korespondensi Wallace Berkunjung ke Taman Nasional Aketajawe Lolobata

“Soal gratis listrik yang telah ditetapkan presiden untuk masyarakat, kami dukung penuh karena itu kebijakan pemerintah pusat,” kata Ibrahim.

Lanjutnya berdasarkan kebijakan Presiden Jokowi, PLN Cabang Bacan belum bisa memberikan keterangan yang pasti, pasalnya rekening listrik sendiri belum keluar dikarenakan sistem yang mengaturnya.

Ibrahim Soleman, Kepala PLN Cabang Bacan

“Kami masih menunggu perubahan pada sistem apabila sudah keluar dan aturan serta mekanisme lanjut dari pusat sudah ada maka kami laksanakan,” ujarnya.

Ibrahim bilang melalui sistem itulah pihaknya dapat mengetahui siapa yang gratis total dan dapat diskon 50%

“Kalau mekanisme sudah kami terima dan rekening pelanggan telah keluar melalui sistem yang di atur dengan sendirinya kami sudah bisa tau yang bayar gratis siapa saja.

Baca Juga  Komunitas Pers Tolak Pembahasan Pasal Pers di RUU Ciptaker

Kemudian kata Ibrahim, potongan 50% Karena dengan daya 450 VA yang gratis pasti rekening tidak keluar dan pengguna listrik dengan daya 900 VA atau misalkan dia pemakaiannya 100 berarti yang bersangkutan hanya membayar Rp. 50.000 karena dapat diskon 50%

Sementara yang menggunakan meteran listrik via pulsa Ibrahim mengaku belum mengetahui jelas tekniknya seperti apa dan masih tetap menunggu perintah dari PLN pusat.

“Meteran pulsa kami masih bingung aturannya seperti apa atau mungkin diberikan pulsa secara gratis kami belum tau olehnya itu kami menunggu perubahan sistem dari PLN pusat karena ketika sistem mereka berubah kami PLN Bacan pun ikut secara otomatis,” tuturnya.

Baca Juga  Usai Lempar Sinyal Oposisi, Surya Paloh Bawa Rombongan Elite Nasdem Sowan ke Markas PKS

Kata Ibrahim, “prinsipnya kami siap mendukung dan menjalankan kebijakan pemerintah sesuai yang disampaikan Kantor Pusat danMekanisme lebih lanjut kita tunggu bersama dari pemerintah sebagai regulator yang akan disampaikan ke PLN Pusat lalu diturunkan ke kami di Unit.

Selain menanggapi hal tersebut Ibrahim kembali berharap agar Penyebaran Covid-19 ini bisa cepat selesai sehingga masyarakat bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

“Semoga Virus Corona ini bisa cepat hilang karena sudah dekat puasa masyarakat harus melakukan aktivitas untuk menutup kebutuhan jelang ramadhan,” harapnya. (adhy)