Soal Mobil Dinas ini Kata Wakil Gubernur Maluku

oleh -3.040 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Ketidak beresan pengadaan mobil dinas gubernur dan wakil gubernur Maluku kini kian terkuak ke publik.

Asisten I Setda Maluku, Ismail Usemahu di hadapan Komisi I DPRD Maluku belum lama ini mengaku, Mobdin yang dibeli adalah jenis Landcruiser dan Pajero. Proses pembelian dilakukan oleh kantor perwakilan Maluku di Jakarta. Namun pada kenyataannya, mobil dinas gubernur yang dibeli adalah mobil Lexus LX-570.

Gubernur Maluku, Murad Ismail sendiri secara tidak langsung telah mengakui bahwa mobil Lexus LX-570 adalah mobil bekas.

Menurut Murad, pengadaan mobil sudah sejak dirinya terpilih sebagai gubernur. Anggaran ada. Hanya saja, pada saat itu, keuangan Pemprov Maluku defisit.

“Saya kemudian sarankan agar anggaran tersebut tidak direalisasikan untuk pembayaran mobil dimaksud. Saya gunakan dana pribadi untuk membayar mobil baru itu,” papar Murad, seperti dilansir Kabartimurnews, Selasa (27/4/2021).

Baca Juga  Pipi mahasiswa ditampar, dosen IAIN anarkis

Pembayaran gunakan dana pribadi pertimbangannya karena defisit anggaran awal-awalnya dirinya memimpin. Setelah Maluku keluar dari defisit dan frovit direalisasikan anggaran pengadaan mobil itu.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Barnabas Orno, kepada Porostimur.com mengatakan, mobil dinas wakil gubernur yang dibeli untuk penggunaan kedinasan di Jakarta adalah mobil Pajero. Namun Orno mengaku tidak pernah menggunakan mobil tersebut.

Orno beralasan, sejak awal tidak dilibatkan dan tidak mengetahui sama sekali ikhwal pengadaan mobil itu, sehingga Ia enggan untuk menggunakannya.

“Saya tidak mau pakai karena saya tidak pernah dilibatkan dan tidak mengetahui apa pun tentang pengadaan mobil dinas itu,” tukasnya.

Orno juga bilang bahwa mobil tersebut kini sementara dalam pengawasan Badan Pemeriksa Keuangan (BKP). “Setahu Saya mobilnya sementara ditahan sama BPK”, pungkasnya.

Baca Juga  Juventus Vs Fiorentina: Adu Taktik 'Putra' Brescia

Penelusuran Porostimur.com di Bula, Ibukota Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) menemukan fakta yang cukup mencengangkan.

Pemilik rumah di jalan Lumba-lumba, Kecamatan Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur mengaku tidak tahu- menahu dengan keberadaan perusahaan yang ditunjuk sebagai pemenang dalam proyek pengadaan mobil ini, yakni PT. Arma Daya Karya Konstruksi.

Pemilik rumah menuturkan, kala itu ada seorang laki-laki berinisial (DW) yang meminta izin untuk menggunakan alamat rumahnya sebagai alamat perusahaan.

“Iya waktu itu ada yang namanya Dahlan. Dia pinjam alamat rumah for alamat perusahaan, cuma beta jua seng tanya for apa. Abis itu dia bale ke Jakarta terus seng ada kabar lai. Dia pung nomor handphone yang dikasih juga seng bisa dihubungi sampe saat ini,” kata pemilik rumah yang meminta anonimasi ini.

Baca Juga  Cuaca Tidak Bisa Diprediksi, Andy Minta Pemilik Kapal Ikan Saling Membagi Informasi

Soal siapa DW, juga diakui oleh wakil gubernur Maluku, Barnabas Orno. Dia bilang, mengetahui nama dan asal kampung DW yang mendapat proyek tersebut.

Kepada Porostimur.com, belum lama ini, Orno menyebut pemenang proyek pengadaan mobil dinas wakil gubernur adalah seorang pemuda berinisial (DW).

“Iya yang dikasih proyek itu (DW), aktivis dan sepertinya tim sukses Bailoe, cuma saya tidak terlalu kenal dan juga tidak mau terlibat. Biarkan BPK melakukan tugas-tugasnya” ujar Orno. (tim)