Soal Video “Kaskadu” Kadis Kominfo Maluku Tuding Ada Pihak yang Ingin Jatuhkan Kredibilitas Gubernur

oleh -3.825 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Maluku, Drs. Semuel Estefanus Huwae, menuding ada pihak-pihak yang ini merusak kredibilitas gubernur Maluku, Murad Ismail, menyusul viralnya video “Kaskadu” baik di media sosial maupun pemberitaan media dalam dua terakhir ini.

Kepada salah satu media online yang berbasis di Ambon, Selasa kemarin, Huwae mengatakan, eredarnya tangkapan video berdurasi 20 detik, Gubernur Maluku Irjen Pol (Purn) Drs Murad Ismail saat pembagian sembako & bantuan sosial kepada masyarakat di halaman Gereja Santa Maria Bintang Laut Ambon, pada Senin (26/07/21) sungguh sangat provokatif dan terkesan ingin menjatuhkan Gubernur Maluku.

“Video ini sengaja dimainkan oleh beberapa oknum tidak bertanggung jawab dengan tujuan ingin menjatuhkan kredibilitas Murad Ismail selaku Gubernur Maluku,” katanya.

Dalam pemberitaan media tersebut, Huwae mengungkapkan, video telah dipotong sehingga tidak mendapatkan pesan utuh soal pernyataan Gubernur yang sebenarnya.

“Saat itu saya juga ada dan tau persis apa yang disampaikan oleh Pak Gubernur, Pada prinsipnya saat kemarin beliau ingin menghimbau kepada warga Maluku agar tidak mudah terpancing dengan isu-isu provokasi yang sengaja dimainkan oleh beberapa oknum untuk menjatuhkan dirinya baik di facebook maupun pada tautan sosial media lainnya,” katanya.

Baca Juga  Salip mobil, kepala Riry terlindas hingga tewas

Selain itu, ungkap Huwae, Gubernur Maluku saat itu, ingin mengajak masyarakat agar tetap percaya kepada Pemerintah terkhususnya dirinya bahwa niat dan tekad beliau hanya ingin membangun Maluku sejajar dengan provinsi lain yang ada di Indonesia.

“Potongan video selanjutnya yang digambarkan dalam durasi 20 detik itu sesungguhnya Pak Gubernur ingin masyarakat agar jangan terlalu terpengaruh dan ambil pusing terhadap orang-orang yang mencoba memojokkan dirinya yang sudah tentu dengan segala macam cara untuk menjatuhkan Pak Murad Ismail selaku Gubernur Maluku ,” bebernya.

Huwae juga mengimbau agar masyarakat dan khususnya para mahasiwa agar tidak terpengaruh serta terprovokasi terkait video yang berdurasi 20 detik Gubernur Maluku yang saat ini sedang beredar di sosial media.

Baca Juga  Ini Bagan Babak 16 Besar EURO 2020, Jalan Terjal Bagi Ronaldo Bersama Portugal

Padahal, pada kenyataannya, video yang viral itu bersumber dari laman YouTube milik Dinas Kominfo Maluku yang sudah terverifikasi, namun beberapa saat kemudian ditake down alias dihapus.

Dalam tayangan langsung (live streaming) YouTube Diskominfo Provinsi Maluku berdurasi 15 menit 07 detik itu, khususnya pada menit ke 8 detik ke-19, terdengar Gubernur Maluku mengucapkan kata kata “Jangan terpengaruh oleh kaskadu kaskadu itu”.

Kemudian pada menit ke 8 detik 29, Gubernur kembali mengeluarkan kata-kata yang kurang sopan dan tidak layak diumbar di hadapan publik itu.

Kata-kata yang kasar yang disampaikan oleh Gubernur Maluku dalam acara tersebut, terdengar jelas dalam siaran langsung atau live streaming Dinas Kominfo provinsi Maluku yang kini sudah tidak bisa diakses, namun porostimur.com masih sempat mengakses dan mengunduhnya.

Baca Juga  Jelang HUT OPM, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Sebarkan Ajakan Demonstrasi

Murad mengatakan mereka-mereka yang terlibat dalam aksi demo tolak PPKM di Kota Ambon sehingga menimbulkan kerumunan, diikat saja dan dibuang ke laut.

“Jangan terpengaruh oleh itu apa, kaskadu kaskadu (kurap) itu yang cuma berapa ekor, tapi selalu buat…, sekali-sekali masyarakat Maluku kompak, kumpul la pukul mereka sampai t*i keluar dari pantat,” kata Murad.

Sementara itu, Huwae yang diminta klarifikasinya tidak memberikan respon, pesan WhatsApp yang dikirim redaksi sejak tadi malam hingga sore ini tidak direspon oleh yang bersangkutan. (tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.