Sopir Angkot dan Tukang Ojeg di Kepsul Dapat Bantuan Rp600 Ribu

oleh -193 views
Link Banner

Porostimur.com |Sanana: Kepolisian Republik Indonesia melalui Dirlantas Polri mengucurkan dana bantuan sebesar Rp145.200.000. Dana bantuan tersebut akan diberikan kepada 142 sopir angkot dan tukang ojeg di Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul).

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula, Ipda. Muhammad Saniapon kepada awak media Selasa (21/4/2020) mengatakan Kepulauan Sula mendapat jatah dana bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Dirlantas Polri sebesar Rp145.200.000, berupa uang tunai yang akan diberikan kepada sopir angkot dan tukang ojeg dengan masing-masing sebesar Rp 600.000 per orang selama tiga bulan kedepan.

“Iya, 242 orang itu terdiri dari tukang ojeg 100 orang, sopir angkutan umum 68 orang sopir damtruk 24 orang dan 26 orang lainnya masing-masing mendapat Rp 600.000,00 per bulan selama 3 bulan. Dana itu langsung masuk ke rekening BRI mereka masing-masing, kata Ipda Muhammad Saniapon.

Baca Juga  Ramalan cuaca Ambon hari ini, Jumat 7 Agustus 2020

Saniapon bilang, sebelum menerima uang, mereka akan diberi pelatihan yakni, bagaimana cara pencegaham virus corona, misalnya cara mencuci tangan, pakai masker, jaga jarak dan pelatihan keselamatan jalan”, jelasnya.

Kapala Kesatuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Sula ini menyatakan, syarat mendapat bantuan uang tunai senilai Rp 600.000, maka tukang ojeg dan sopir angkot diwajibkan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Bagi tukang ojeg dan sopir angkot yang tidak memiliki SIM mereka tidak terdaftar sehingga tidak bisa menerima bantuan itu”, tutupnya. (ifo)