Sosialisasi bahaya narkoba, BNN Papua Barat sasar komunitas motor

oleh -145 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manokwari : Meningkatnya peredaran dan penggunaan obat terlarang di kalangan kaum muda, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Papua Barat menggelar sosialisasi Diseminasi Informasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sosialisasi dipusatkan di halaman Kantor BNN Papua Barat, di Jalan Baru Esau Sesa, melibatkan kurang lebih 40 anak muda yang tergabung dalam Komunitas Anak Motor Fino Manokwari, Sabtu (28/4), sekitar pukul 07.00 Wit.

Sosialisasi juga diselingi dengan beberapa game sebagai upaya menghilangkan keinginan akan hal buruk seperti penggunaan narkoba dalam lingkungan pergaulan kawula muda, khususnya kalangan pemuda dan remaja di Manokwari.

Beberapa materi dipaparkan, yakni mengenal jenis-jenis narkoba, bahaya narkoba, serta cara pencegahannya.

Sosialisasi materi ini juga dibarengi dengan menyajikan beberapa film motivasi, agar kawula muda tidak terlibat dalam pergaulan bebas yang menyebabkan keinginan untuk menggunakan dan mengonsumsi obat-obat terlarang.

Baca Juga  Patuhi Aturan, PM Belanda Tak Bisa Lihat Ibu Sebelum Wafat

Kepala BNN Papua Barat, Brigjen (Pol) Drs. Untung Subagyo, dalam keterangannya melalui Kepala Seksi Pencegahan Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M), Nurjana S. Sos, kepada Porostimur.com, meng apresiasi komunitas Motor Fino Manokwari.

Pasalnya, mereka menyadari akan bahaya narkoba di kalangan anak muda, sehingga memberikan peluang kerjasama berupa sosialisasi yang dilakukan pihaknya.

Adanya motivasi komunitas motor bekerjasama dengan pihaknya, akuknya, merupakan  upaya yang sangat positif yang ditempuh sekelompok anak muda.

Hal ini, jelasnya, patut dicontohi, karena berkaitan dengan pergaulan bebas yang kini semakin terjebak dalam peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Persepsi di kalangan anak muda saat ini, terangnya, ada jarak yang dibangun sebagai pemisah antara BNN dan anak muda.

Baca Juga  BNNP Maluku antisipasi peredaran narkoba pada level sekolah

Menurutnya, yang harus diketahui jika anak muda maupun masyarakat harus memiliki edukasi terhadap narkoba, sehingga diharapkan apa pun kegiatan yang dilakukan oleh anak muda, harus melibatkan BNN dalam memberi edukasi kepada masyarakat.

”Iya, ini merupakan program penyuluhan yang bertemakan game, dalam hal ini untuk menjauhkan diri dari narkoba, sehingga kami hanya memfasilitasi untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang narkoba. Karna selama ini, terkesan ada pemisah diantara BNN dan masyarakat, khusus bagi anak muda.  Kedepan saya berharap, jika ada kegiatan yang dibuat oleh anak muda, agar melibatkan kami dari BNN,” ujarnya.

Dijelaskannya, tahun 2018 ini pihaknya bertekad untuk terus memberikan sosialisasi P4GN melalui tatap muka dengan keluarga.

Baca Juga  Munaslub Golkar berlanjut, sofa VVIP dipasang lagi

Sedangkan untuk anak sekolah, tegasnya, dirinya mengaku untuk menjemput kesempatan ke sekolah yang akan dituju.

Selain itu, terangnya, upaya kerja sama dalam memerangi narkoba pada instansi pemerintah pun juga akan dilakukan pihaknya.

Melalui sosialisai selama kurang lebih 3 jam itu, harapnya, dapat dipahami dan menjadi edukasi dalam memerangi narkoba di kalangan anak muda, keluarga dan masyarakat secara umum.

”Kalau untuk tahun 2018, kita akan selalu melakukan diseminasi informasi P4GN tatap muka keluarga. Nah untuk dilingkungan sekolah, kami akan menjemput bola. Beberapa instansi juga kita sudah lakukan MOU, untuk perangi Narkoba yang merupakan bagian dari programnya kita,” pungkasnya. (jefri)