Sosialisasi program, masyarakat bisa bentuk tim relawan anti narkoba

oleh -190 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Gencarnya upaya pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba), ternyata tidak hanya menyentuh aparatur nagara semata, namun membutuhkan dukungan riil dari masyarakat juga.

Hal ini dibenarkan Kepala Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Tual, Adam tamher, saat berhasil dihubungi wartawan dari Ambon, Senin (5/3).

Menurutnya, langkah konkrit untuk merangkul dukungan langsung dari masyarakat yang dilakukan pihak BNNK Tual, yakni dengan menggelar bimbingan teknis (Bimtek), dalam rangka sinegritas program pemberdayaan alternatif dengan stakholders, pada Sabtu, (3/2).

Dimana, sosialisasi program pemberdayaan alternatif dengan stakholder ini melibatkan 20 orang warga binaan BNNK Tual, sebagai program pencegahan yang dilakukan oleh pihaknya untuk mengetahui sejauh mana informasi peredaran narkotika yang ada di Kota Tual.

Link Banner

”Ada beberapa masukan yang disampaikan oleh warga dalam sosialisasi program pemberdayaan alternatif yang dilakukan oleh BNNK Tual, berupa BNNK Tual harus mengeluarkan aturan, tentang keterlibatan aparatur negara dalam bahaya penyalahgunaan narkoba. Sosialisasi sangat diperlukan pada wilayah pedesaan, sehingga masyarakat yang berada pada wilayah tersebut dapat memahami dan mengerti tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

Baca Juga  Het Vrouwtje van Stavoren

Sementara untuk tindak lanjut pelaksanaan program pemberdayaan alternatif penanganan narkotika yang dilakukan oleh BNNK Kota Tual, jelasnya, masyarakat pun diberikan kesempatan membentuk relawan anti narkoba.

Dimana, melalui pembentukan wadah dimaksud, tegasnya, bisa dibangun kerja sama dengan masyarakat.

Terlebih, tamnbahnya, peran serta relawan bisa melanjutkan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba.

”Relawan anti narkoba yang dibentuk oleh BNNK Tual dengan melibatkan tokoh-tokoh agama, Pemerintah Daerah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara, dalam hal ini dinas terkait. Keterlibatan tokoh-tokoh agama dalam relawan anti narkoba yang dibentuk oleh BNNK Tual, dengan melakukan sosialisasi tentang pemahaman akan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi umat melalui ibadah,” pungkasnya. (pt-03)