Spanyol Bantai Jerman 6-0: Ozil Serukan Panggil Kembali Boateng, Bierhoff Bela Klopp

oleh -46 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Timnas Jerman dipermalukan Spanyol dalam laga terakhir babak penyisihan grup UEFA Nations League 2020, Rabu dinihari, 18 November 2020. Hanya membutuhkan hasil seri untuk lolos, tim asuhan Joachim Low ini takluk 0-6.

Tuan rumah Spanyol meraih gol lewat hat-trick Ferran Torres serta gol Alvaro Morata, Rodri, dan Mikel Oyarzabal. Hasil itu sekaligus mengantar Spanyol lolos ke semifinal.

Usai laga itu, mantan pemain Jerman, Mesut Ozil, menyerukan agar Joachim Low memanggil kembali Jerome Boateng.

“Saatnya mengambil kembali Jerome Boateng,” kata pemain Arsenal itu di akun twitternya, dengan menandai akun tim nasional di postingannya.

Dalam laga itu, Jerman benar-benar tampil buruk. Mereka hanya melakukan dua tembakan ke gawang lawan dan tak ada yang terarah.

Baca Juga  Satgus Halbar Persiapkan Rusunawa untuk Pasien PDP Corona

Kekalahan seperti ini otomatis akan membuat posisi Joachim Low sebagai pelatih kepala mendapat sorotan. Terutama karena pelatih berusia 60 tahun itu membuat keputusan kontoversial dengan mengeluarkan Boateng, Thomas Muller, dan Mats Hummels, dari skuadnya.

Direktur Timnas Jerman, Oliver Bierhoff, mengaku sangat prihatin dengan penampilan tim di laga itu. “Kami harus mencernanya. Ini akan memakan waktu cukup lama,” kata dia.

“Tim tampil berantakan, yang tidak bisa dibiarkan terjadi. Tidak ada alasan untuk itu, tetapi itu terjadi ketika sebuah tim tidak bisa berpijak sama sekali.”

“Penjaga gawang Spanyol tidak melakukan apa-apa di seluruh pertandingan. Kami harus menganalisisnya sekeras mungkin. Kurangnya pengalaman bukanlah alasan.

“Kami harus mengakhiri banyak masalah organisasi di pertahanan. Kami tahu kualitas para pemain kami.”

Baca Juga  Mengaku Pimpinan FKM-RMS, Tiga Pemuda Datangi Polda Maluku Sambil Bawa Bendera Benang Raja

Oliver Bierhoff menegaskan, posisi Joachim Low tetap aman. “Kepercayaan pada Joachim Low tetap ada, tentu saja.”

(red/tempo/reuters/omni sports)