Sri Mulyani : Jembatan mampu tingkatkan gairah ekonomi Yamdena-Larat

oleh -96 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Dermaga TNI AL yang berlokasi di Desa Tawiri, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, ternyata bukan satu-satunya proyek pembangunan infrastruktur yang dibiayai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN/Sukuk).

Pasalnya, proyek pembangunan jembatan yang menghubungkan Pulau Yamdena dengan dengan Pulau Larat di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), yakni Jembatan Leta Ora Ralan, juga berstatus pembiayaan yang sama, yakni SBSN/sukuk.

Sebelumnya bernama Jembatan Wear Arafura ini, diketahui memiliki panjang 323 meter, dibangun dengan skema kontrak tahun anggaran jamak 2016-2018, menelan dana sebesar lebih dari Rp 123 milyar.

Jembatan Leta Ora Ralan ini bahkan sudah diresmikan penggunaannya terlebih dahulu oleh Menteri Keuangan (Menkeu) RI, Sri Mulyani Indrawati, dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Maluku, Kamis (10/1).

Keberadaan jembatan ini, bukan hanya menjadi prasarana perhubungan bagi masyarakat, namun merupakan penopang eskalasi perekonomian bagi masyarakat kedua pulau.

Baca Juga  Brimob Polda Maluku Semprot Disinfektan di Kawasan Padat Penduduk

Hal ini ditegaskan Sri Mulyani dalam sambutannya saat meresmikan penggunaan jembatan dimaksud.

”Infrastruktur ini penting bagi masyarakat agar mereka mampu mendapat akses perekonomian yang lebih baik lagi,” ujarnya.

Menurutnya, jembatan dimaksud bukan saja menjadi media mobilisasi barang dan jasa seperti hasil pertanian, peternakan dan perkebunan semata, namun juga mempermudah akses untuk menjangkau daerah pariwisata di Pulau Yamdena yakni Saumlaki dan pelabuhan di Pulau Larat.

Terbukanya akses transportasi ini, akunya, menyebabkan pasokan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan dari Pulau Larat ke Yamdena semakin lancar dan dapat menekan biaya logistik, serta mendorong peningkatan aktivitas ekonomi.

”Sementara dari sisi finansial, warga tidak perlu lagi menyeberang dengan menumpangi kapal berbayar, sehingga dapat menghemat biaya,” jelasnya.

Baca Juga  Besok DKPP Periksa Ketua KPU Kepulauan Aru

Diapresiasinya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang  menggunakan dana untuk membangun daerah, sehingga masyarakat dapat merasakan pemerataan kesejahteraan.

Apalagi, tegasnya, langkah konkrit Kementerian PUPR membangun infrastruktur ini, sesuai dan searah dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk pembangunan yang merata di seluruh tanah air.

”Kita akan menggunakan instrumen fiskal untuk sungguh-sungguh membangun daerah kepulauan yang masih membutuhkan perhatian secara cepat,” pungkasnya. (keket)