Stok sembako aman, Pemprov sikapi spekulan nakal

oleh -165 views
Link Banner

@PorosTimur.com | Ambon : Sikap nakal para pedagang menjelang perayaan hari besar keagamaan, mendapatkan sorotan tajam Gubernur Maluku, Ir. Said Assagaff.

Pasalnya, meningkatnya kelangkaan sembako terjadi karena sikap pedagang yang menahan barang/stok, kemudian dilepas setelah harganya melonjak.

Hal ini ditegaskannya saat membuka Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, di kawasan Batumeja Ambon, Senin (11/12).

”Saya harap begitu juga kondisinya untuk gula, tepung terigu, telur. Jangan lagi ada spekulasi telur. Karena, biasanya para pedagang itu, jelang hari-hari besar keagamaan begini, telurnya suka ditahan atau disimpan sampai harganya naik baru dilepas,” ujarnya.

Link Banner

Apalagi saat ini, jelasnya, stok 9 bahan pokok (sembako) jelang Natal 2017 dan tahun Baru 2018, sudah dipastikan berada dalam kondisi aman.

Bahkan Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Maluku juga sudah turut menjamin ketersediaan beras di daerah ini.

Baca Juga  AJI Indonesia Sesali Adanya Doxing Terhadap Jurnalis Victor Mambor Terkait Papua

”Saya sudah tanyakan Kepala Dinas Perdagangan, dijamin stok yang tersedia cukup, terutama untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat,” jelasnya.

Adanya operasi pasar yang dibantu dukungan aparat keamanan, akunya, merupakan sebuah upaya pemerintah menindak para spekulan nakal ini.

Bahkan jika ada distributor yang main-main, bisa langsung segera diberi tindakan tegas.

Tradisi Pasar Murah sendiri, jelasnya, merupakan sebuah langkah pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.

”Mudah-mudahan saja, dengan Pasar Murah ini, sangat membantu masyarakat, sebab barang kebutuhan pokok yang dibeli benar-benar murah. Kalau harganya hanya beda-beda tipis dengan yang ada di toko atau pasar swalayan, tentu tidak ada gunanya. Paling tidak di sini ada diskon sampai 30 persen. Jangan cuma diskon 20 persen,” tegasnya.

Baca Juga  Para Tokoh KAMI Diintimidasi, Otoriter Gaya Baru Gunakan Teknologi Informasi Bertindak Represif

Warga yang datang berbelanja di Pasar Murah, juga dihimbaunya agar tidak langsung main borong.

Jika sikpaitu dilakukan, tegasnya, maka Pasar Murah yangbaru sehari dibuka, baranh yang dijual sudah habis.

”Para penjual juga harus jeli melihat. Jangan sampai ada warga yang sudah beli, lalu dua jam kemudian dia beli barang yang sama di tempat yang sama lagi. Akhirnya menutup kesempatan ke warga yang lain,” terangnya.

Pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat melalui Pasar Murah, tegasnya, juga harus dilakukan masing-masing Pemkab/Pemkot yang ada di Maluku.

Pasalnya, media tersebut merupakan wadah bagi masyarakkat memperoleh barang dengan harga yang lebih rendah dari hari biasanya.

Bila perlu ada juga Pasar Murah di Kecamatan yang populasi umat Kristiani-nya cukup banyak. Begitu juga saat jelang Lebaran, di kawasan yang populasi umat Muslim-nya cukup banyak,” timpalnya.

Baca Juga  Syarif Hadler Kembali Pimpin PPP Maluku

Ditambahkannya, masalah klasik saat perayaan hari besar keagamaan seperti Lebaran, Natal hingga Tahun baru, yakni sulitnya akses transportasi antar pulau.

Sehingga Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Maluku, Frans J. Papilaya, diarahkannya untuk mengkoordinasikan armada-armada pelayaran.

”Kalau bisa tahun depan itu ada Mudik Gratis juga ke daerah-daeeah yang agak jauh dari Ambon, misalnya ke Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, Kepulauan Aru, termasuk ke Buru Selatan dan pulau-pulau yang ada di Seram Bagian Timur,” pungkasnya. (team)