Sudah Lanjut Usia, Gubernur & Wagub Malut Tak Akan Divaksin

oleh -95 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK) akhirnya angkat bicara usai bermunculan desakan publik yang meminta dirinya menjadi orang pertama di Malut yang divaksin Sinovac.

Gubernur menegaskan, ia bersama wakilnya M. Al Yasin Ali tidak akan menjalani proses vaksinasi Covid-19. Pasalnya, faktor usia jadi penyebab.

“Karena target usia itu 18-59 jadi saya dan Wagub tidak masuk dalam daftar yang direkomendasikan,” ujar Gubernur seperti dikutip Juru Bicaranya Rahwan K. Suamba, Jumat (8/1).

Rahwan bilang, Vaksin Sinovac buatan Republik Rakyat China itu baru dikhususkan bagi warga berusia 18 sampai 59 tahun, sehingga mereka yang berusia 60 tahun keatas tidak diprioritaskan mendapatkan vaksinasi.

“Orang yang usia diatas 60 tahun harus kita lindungi sambil menunggu adanya Vaksin yang mungkin dianggap aman untuk mereka,” ujarnya seperti dilansir dari tandaseru.com.

Sementara itu, Pemerintah Pusat sudah mulai mendistribusikan Vaksin Sinovac ke seluruh Provinsi secara bertahap, Vaksin untuk Maluku Utara telah tiba sejak, Senin (4/1) kemarin.

Baca Juga  AJI Makassar Kutuk Kekerasan Polisi Terhadap Jurnalis Saat Liput Unjuk Rasa

Sebanyak 7.160 Vaksin buatan negeri Tirai Bambu itu saat ini diamankan di Gedung Malaria Center Kota Ternate sebanyak 4.160 dan di Gedung Dinas Kesehatan Malut 3.000 Vaksin. (red/tsc)