Swiss Dakwa Putri Mantan Presiden Uzbekistan

oleh -95 views
Gulnara Karimova, putri mantan presiden Uzbekistan.

Porostimur.com, Bern – Kejaksaan Agung Swiss telah mengajukan dakwaan terhadap Gulnara Karimova (51 tahun) atas tuduhan menerima suap dan menjalankan organisasi kriminal bernama ‘The Office’. Karimova merupakan putri Islam Karimov, mantan presiden Uzbekistan yang memerintah pada 1991 hingga 2016.

Menurut Kejaksaan Agung Swiss, Karimova telah memimpin operasi yang diduga menyalurkan suap senilai ratusan juta dolar AS dari perusahaan telekomunikasi. Uang disalurkan melalui rekening bank di beberapa negara sebelum akhirnya ditransfer ke rekening di Swiss.

“Pemilik manfaat dari rekening bank ini adalah ‘manusia jerami’, sehingga menyembunyikan fakta bahwa Gulnara Karimova adalah penerima manfaat sebenarnya,” ungkap Kejaksaan Agung Swiss, Kamis (28/9/2023).

Surat dakwaan mengatakan bahwa perusahaan asing yang ingin beroperasi di sektor telekomunikasi Uzbekistan harus menyuap Karimova. Dia disebut mengeksploitasi status gandanya sebagai putri presiden dan sebagai pejabat publik Uzbekistan, sehingga memberinya pengaruh yang luas.

Baca Juga  Wow! Dewi Perssik Tampil Seksi dengan Busana Karya Desainer Ririn Rinura

Jumlah dana yang terlibat dalam kasus Karimova sangat besar. Lebih dari 340 juta frank Swiss di antaranya telah disita dengan tujuan dikembalikan ke Uzbekistan. Sementara lebih dari 440 juta franc aset masih disita dalam proses persidangan terhadap Karimova dan terdakwa lainnya, yakni mantan direktur umum anak perusahaan perusahaan telekomunikasi Rusia di Uzbekistan yang tidak disebutkan dalam dakwaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.