Tabrak Pembatas JMP, Nyawa Bambang Tak Tertolong

Porostimur.com | Ambon: Bambang, seorang mahasiswa asal Dusun Mamua, Desa Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah tewas dalam kecelakaan tunggal yang terjadi di atas Jembatan Merah Putih (JMP), Kota Ambon, Maluku, Minggu (15/12/2019).

Dia meregang nyawa setelah sepeda motor Suzuki Shogun R yang dikendarainya menabrak pembatas jalan JMP.

Sepeda motor dengan nomor polisi DE 6877 AO ini dikenadarai oleh Bambang. Ia melaju dari arah Poka menuju Kota Ambon, namun di atas JMP motor yang dikendarainya hilang kendali dan ia pun menabrak pembatas jalan.

Motor yang dikendarainya kemudian terseret sekitar 20 meter. Bambang terjatuh dan mengalami luka parah.

Pemuda 21 tahun itu sempat mendapat penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Kota Ambon. Sayang, ajal berkata lain. Bambang akhirnya menghembuskan nafas terakhir. Ia diduga terluka parah.

“Korban menabrak pembatas jalan JMP tepat di depan hotel Sea,” kata Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda Julkisno Kaisupy.

Kecelakaan lalu lintas secara tunggal itu berawal ketika korban bergerak dari arah Desa Poka. Dia melintas JMP hendak menuju pusat Kota Ambon. Bergerak dengan kecepatan tinggi, korban diduga kurang hati-hati.

Karena sepeda motor melaju dengan cepat, korban lantas hilang kendali setelah melintas tikungan JMP, hingga menabrak pembatas jalan.

“Pengendara hilang kendali menabrak pembatas jalan sehingga terseret sekitar 20 meter ke arah Kota Ambon,” jelasnya.

Kerasnya tabrakan itu menyebabkan korban menderita luka berat. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, untuk mendapatkan penanganan medis. “Korban meninggal di Rumah Sakit,” tandasnya. (angel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: