Tagal Selingkuh Deng Istri Orang, Bojes Masuk Rumah Sakit

oleh -474 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Diduga terlibat hubungan hubungan terlarang dengan istri orang, Bojes (24), warga Pandan Kasturi terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit.

RT (25) suami si perempuan nekat menikam Bojes yang diduga menjalin perselingkuhan dengan istrinya menggunakan sebilah pisau.

Peristiwa penikaman itu terjadi pada Jumat (5/3/2021) di Terminal Mardika, Kelurahan Rijali, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon. 

Kasubag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Ipda Izaac Leatemia saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penikaman di Terminal Mardika. 

Link Banner

Menurut Leatemia, mulanya, pelaku yang saat itu mengetahui korban berselingkuh dengan istriya blak-blakan menanyakan kepada korban. Korban, Bojes pun lantas mengakui perbuatannya.

Tidak terima dengan pengakuan korban, RT langsung menghantamnya dengan pisau hingga meninggalkan tiga tusukan di tubuh Bojes. 

Baca Juga  Lana Del Rey Rilis Album 'Musikalisasi Puisi' Karya Pribadi

Usai menusuk korban, pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang ojek ini kemudian melarikan diri.

Pelaku yang  tangannya ikut terluka mengobati lukanya di UGD RS Bhayangkara Tantui. 

Sementara, korban dilarikan ke RS Sumber Hidup oleh teman-temannya. Luka serius yang dialaminya di bagian dada kiri, lengan dan leher membuat korban kembali dirujuk ke RSUD Haulussy Ambon. 

Jejak pelaku kemudian tercium personil Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease. Oleh mereka pelaku diamankan di Mapolsek Sirimau. 

“Iya benar kejadiannya kemarin sore. Kasusnya ditangani Polsek Sirimau. Saat ini korban masih menjalani perawatan di RSUD Haulussy Ambon,” ungkapnya melalui pesan singkat Sabtu (6/3/2021). 

Menurutnya, kondisi korban saat ini belum memungkinkan untuk dimintai keterangan. Sehingga penyidik baru melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan saksi. 

Baca Juga  Kapal Ikan Tradisional Dilaporkan Hanyut Ke Perairan Australia

“Korban belum bisa dimintai keterangannya. Sementara baru pelaku dan saksi yang diperiksa,” ungkapnya. (red/kbrn)