Tagih Janji Gubernur Maluku, Ali Kolatlena: Jangan Ada Labila Kabila

oleh -283 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Anggota DPRD Maluku, Ali Kolatlena meminta Gubernur Maluku, Murad Ismail agar memenuhi janjinya kepada masyarakat Kilmuri.

Di masa pemerintahan hampir dua tahun ini, Gubernur, Murad Ismail sudah dua kali melakukan kunjungan ke Kilmury, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Menurut Kolatlena, Murad telah menjanjikan banyak hal kepada masyarakat, salah satu janjinya yakni, menganggarkan Rp400 miliar untuk pembangunan di SBT termasuk Kilmury.

Namum faktanya, sampai hari ini belum ada langkah apapun yang dilakukan untuk masyarakat disana.

Link Banner

“Penderitaan jeritan masyarakat Kilmury masih terus terjadi. Saya mintakan kepada Gubernur untuk menepati janjinya, apa yang disampaikam kepada publik, dan sudah menjadi harapan masyarakat harus diwujudkan dan direalisasikan,” ujar Kolatlena kepada awak media di Gedung DPRD Maluku, Karang Panjang, Ambon, Rabu (24/2/2021).

Baca Juga  "Christina Muda" Pejuang Matra Laut Lantamal IX Laksanakan Latihan Baris-Berbaris

Kolatlena bilang, jika apa yang dijanjikan tidak ditepati maka masyarakat menganggap gubernur tidak konsisten.

“Jangan ada istilah Labila Kabila, lapar bicara laeng, dan kenyang bicara laeng,” ucapnya.

Menurut Kolatlena, Kilmury sudah diabaikan sangat lama. Bahkan sudah berkali-kali desak Pemerintah baik kabupaten SBT maupun provinsi untuk bisa melihat persoalan yang ada di Kilmury.

Dalam paripurna, dirinya juga pernah menyampaikan kepada Pemprov Maluku, bahwa ketertinggalan di Kilmury, sama halnya disampaikan mahasiswa dan elemen komponen masyarakat lainnya.

“Kilmury sampai hari ini belum ada progres yang terlihat, dari banyak aspek. Memang ada perubahan tetapi progres tidak terlihat,” tukasnya.

Tagal itu, Kolatlena meminta adanya perhatian serius dari Pemprov Maluku guna melihat penderitaan masyarakat di Kilmury.

Baca Juga  Abu Sayyaf Sandera 3 Nelayan Baubau Wakatobi, Minta Tebusan Rp8 Miliar, Wakil Wali Kota: Lakukan Diplomasi

“Kilmury butuh perhatian serius kita secara bersama-sama baik pemda Kabupaten maupun provinsi Maluku,” tandasnya. (valen)