Tahun Depan Yonif 731/Kabaresi Akan Menjalankan Misi PBB di Libanon

oleh -890 views
Link Banner

Porostimur.com | Masohi: Batalyon Infanteri 731/Kabaresi, menerima Kunjungan Kerja Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI), Mayjen TNI Victor H Simatupang beserta rombongan untuk mengecek kesiapan prajurit Yonif 731/Kabaresi dan membuka Upacara Training Of Trainers Satgas Standby Force UNPCRS Tahun 2020 bertempat di Batalyon Infanteri 731/Kabaresi, dalam rangka persiapan pelaksanakan tugas PBB di Lebanon pada tahun depan, Selasa (23/06/2020)

Dalam kunjungannya ke Yonif 731/Kabaresi, Komandan PMPP TNI, Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Gabriel Lema beserta rombongan disambut oleh Danbrig 27 Nusa Ina Kolonel Inf Mustakim, S.I.P., Danyonif 731/Kabaresi Letkol Inf I Putu Witharsana Eka Putra, dan Dandim 1502/Masohi Letkol Inf. Nunung Wahyudy.SE.M.Si, Dandenpom XVI/2 Masohi Mayor CPM  Hendri sirait, Wakil Bupati Maluku Tengah Marpatu Leleury, SE., Danyon Brimob, Kompol Agung Pranajaya S.Ik., serta Unsur Forkopimda Maluku Tengah, Kapolres dan Danden Brimob.

Baca Juga  Menhan Inggris Akui Drone Tempur Turki Bayraktar TB2 Bisa Ubah Peta Perang Eropa

Pada kesempatan tersebut Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) dalam sambutannya mengatakan, sebagai peserta Training Of Trainers Satgas Standby Force UNPCRS kalian akan menjadi pelatih sekaligus narasumber dalam melaksanakan tugas perdamaian.

United Nation Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS) merupakan sistim dari PBB yang menuntut kesiapan lebih awal untuk mendukung misi baru PBB. Satuan Tugas (Satgas) RDB atau Batalyon Komposit MONUSCO United Nation Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS) adalah Satgas yang pertama kali akan melaksanakan tugas misi PBB di MONUSCO yang saat ini masih menjalani Pree Deployment Training (PDT) di PMPP TNI.

“Untuk itulah TNI mempersiapkan personel lebih awal dengan memberikan latihan yang dilaksanakan dalam Training Of Trainers yang akan mencakup tentang pembekalan sistem UNPCRS kemudian pembekalan materi pokok yang harus dikuasai oleh seluruh peacekeepers”, katanya.

Baca Juga  Kodam Pattimura Gelar Operasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan di Tual

“Saya harapkan para peserta latihan akan siap dan mampu melaksanakan tugas di berbagai misi PBB. Didaerah misi kalian akan ditugaskan dalam hubungan kelompok maupun perorangan. Tingkatkan kemampuan komunikasi dan bahasa asing dan juga tingkatkan rasa percaya diri untuk bisa bertugas di komunitas internasional”, harapnya.

“Kepada koordinator latihan dan para instruktur saya serahkan pelaksanaan latihan ini untuk diberikan pembekalan pengetahuan dan keterampilan yang terbaik agar mereka memiliki kemampuan seperti yang diharapkan. Kepada para peserta latihan, laksanakan latihan ini dengan penuh rasa tanggung jawab, kesungguhan, dedikasi dan disiplin yang tinggi sebagai bekal kalian pada masa yang akan datang”, pungkasnya.

Diakhir sambutannya Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI menyampaikan beberapa arahan dan penekanan yang perlu mendapat perhatian dengan sungguh-sungguh antaralain selaku insan yang beragama tingkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, laksanakan setiap kegiatan latihan dengan baik sehingga didapat pengetahuan dan kemampuan yang sesuai dengan tuntutan tugas, perhatikan faktor keamanan dan keselamatan sebagai pelaksanaan latihan, manfaatkan latihan ini untuk meningkatkan profesionalisme kalian sebagaimana nantinya diterapkan didaerah penugasan, pedomani protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah dan TNI dalam menghadapi Pandemi Covid-19. (keket)