Tak Bayar Hak Karyawan, 50 Perusahaan Dilaporkan Ke Disnaker Ambon

oleh -94 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Diduga tak melunasi hak para karyawan, sebanyak 50 perusahaan terlaporkan di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon. Hal ini dikarenakan dalam masa Pandemi Covid-19 sehingga hak karyawan tidak dapat dilunasi.

“Itu ada 50 perusahan yang sudah terlapor, didalamnya itu ada beberapa karyawan yang memeng melaporkan ke kami,” tegas Kepala Disnaker Steiven Patty kepada wartawan di Ambon, Rabu (6/10/2021).

Patty menjelaskan, permasalahan yang dilaporkan bermacam-macam namun semuanya berkaitan dengan hubungan industrial yang tentunya terjadi lantaran pandemi Covid-19.

“Memang secara kesurupan itu dampak Covid-19. Untuk permasalahannya sendiri bermacam-macam mulai dari pemutusan hubungan kerja sepihak, dan hak-hak karyawan yang belum terpenuhi,” ungkapnya.

Patty bilang, pemasalaan ini yang mengakibatkan perusahaan mengambil keputusan sepihak yang pada akhirnya dirasa oleh karyawan yang melapor sangat merugikan mereka.

Baca Juga  Gelar Rapimda, Partai Demokrat Malut Siap Sambut Pilkada Serentak

“Pihaknya tidak akan tinggal diam Apabila karyawan melaporkan permasalahan yang terjadi di perusahaantempat mereka bekerja,” ujarnya.

Patty menambahkan, guna melaporkan tindak ketidakadulan perusahaan, karyawan hanya perlu menyurati ke pihaknya lalu kemudian akan dilaksankan tindak selanjutnya oleh Disnaker selaku dinas teknis.

“Cukup berikan pengaduan ke Kita saja,” tandas Patty.

Disinggung terkait dengan sanksi yang akan diterima oleh perusahaan yang dengn sengaja tak memberikan hak para karyawan, Patty mengaku permasalahan terkait dengan pelunasan hak karyawan ini akan diajukan ke pengadilan hukum perindustrial.

“Jadi kita siap dia punya fasilitas saja untuk mediasi sebnyak tiga kali pabila tak ada titik temu, Berarti kita mengujikan ke pengadilan hukum perindustrial. Jadi itu mekanisme sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.