Tak Diliput Media, Begini Kondisi Anies Saat Tangani Banjir Jakarta

oleh -202 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan langsung turun tangan untuk membantu korban banjir Jakarta, Rabu (1/1/20). Anies tak hanya bicara.

Anies menyampaikan instruksi agar seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta turun membantu korban banjir Jakarta 2020. Anies mengingatkan agar tempat pengungsian dan seluruh kebutuhan pengungsi tercukupi dengan baik.

“Saya instruksikan kepada seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta untuk turun tangan langsung. Datangi kantor lurah terdekat, bekerja di bawah koordinasi Lurah untuk membantu selamatkan warga. Siapkan evakuasi warga terdampak, pastikan tempat pengungsian segera siap. Seluruh kantor pemerintahan dan sekolah harus siap jadi tempat pengungsian.” tutur Anies di Jakarta, Rabu (1/1/20).

Anies menegaskan bahwa Pemprov DKI bertanggungjawab untuk menyelesaikan semua dampak banjir yang diakibatkan oleh derasnya curah hujan di Jakarta dan sekitar terutama luapan air dari Bogor, Jawa Barat.

“Pemprov DKI Jakarta harus hadir. Pemprov DKI Jakarta ambil sikap bertanggungjawab dan kita tunjukkan kepada semua warga bahwa semua jajaran turun tangan. Kita hadapi dan kita selesaikan masalah yang sedang ada dengan sebaik-baiknya.” tegas Anies.

Baca Juga  Bawa Sajam Panah Wayer, Manan Diamankan Team Tarsius

Untuk mengatasi banjir yang meredam beberapa wilayahnya, Anies mengambil langkah cepat.

Anies telah mengintruksikan seluruh jajarannya di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terjun langsung mengevakuasi masyarakat di wilayah -wilayah yang terendam banjir. 

“Jajaran Pemprov DKI tidak libur. Semua turun lapangan,” kata Anies.

Ia mengaku jajarannya telah siaga nonstop sejak sore kemarin ketika hujan mulai mengguyur wilayah DKI Jakarta .

Pemprov DKI telah menyiapkan kantong-kantong pengungsian beserta petugasnya untuk membantu warga yang terdampak banjir.

“Pada fase ini kita evakuasi memastikan semua warga selamat”

“Seluruh titik banjir di Jakarta itu kita datangi, petugas kita ada di sana,” kata Gubernur Anies.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap kemungkinan kiriman air dari wilayah pegunungan.

Baca Juga  Gempa 5,8 Magnitudo Guncang Seram Timur

“Karena tadi jam 9 pagi di Depok itu sudah siaga dua. Pintu air di Katulampa posisinya airnya meningkat”

“Yang dari Depok kira-kira air datang ke Jakarta jam 3 sore airnya, lalu dari Katulampa kira-kira jam 6 sore,” ujar Gubernur Anies.

Pemprov DKI juga menurunkan petugas untuk bersiga di semua kawasan aliran sungai.

Proses evakuasi masing berlangsung

Taksi terendam banjir di Pool Bluebird Kramat Jati belakang Ps Hek, Jl. Pondok Gede, 1 Januari 2020
Taksi terendam banjir di Pool Bluebird Kramat Jati belakang Ps Hek, Jl. Pondok Gede, 1 Januari 2020 (Twitter @BNPB_Indonesia)

Anies menegaskan pihaknya masih berfokus dengan menolong masyarakat hingga saat ini.

Ia menjelaskan beberapa wilayah seperti Kelurahan Cipinang Melayu proses evakuasi masih belum selesai.

Dari laporan yang diterima Anies ada sekitar 100 warga yang masih terjebak di rumah-rumah mereka.

Ditanya soal jumlah warga yang sudah dievakuasi, dirinya belum bisa memastikan jumlah pengungsi hingga sekarang.

Baca Juga  Ketua APEKSI Komwil VI Berharap Para Walikota Berinovasi Memajukan UMKM

Menurutnya data jumlah pengungsi terus berjalan mengingat proses evakuasi juga masih berlangsung.

Terkait korban jiwa banjir Jakarta hari ini, Anies mengaku telah mendapat laporan. 

Termasuk informasi sebelumnya yang mengabarkan 1 orang meninggal dunia di Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran akibat arus listrik pada pukul 05.45 WIB.

“Sedang dikonfirmasi meninggalnya karena banjir atau tidak”, ujar Gubernur Anies.

Gubernur Anies menambahkan akan melakukan mitigasi bencana setelah proses evakuasi selesai dilakukan dan masyarakat kembali melakukan aktivitas secara normal. (red/rtl)