Tanaman kebun dirusak, warga Dusun Hanunu palang jalan

oleh -89 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Gara-gara tanaman di kebun dirusak orang tak dikenal dan diduga dilakukan warga desa tetangganya, warga Dusun Hanunu, Desa Waisala, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), melakukan pemalangan jalan, Rabu (27/2), sekitar  pukul 10.00 Wit.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan dari tubuh Humas Polres SBB menyebutkan pemalangan jalan ini berawal dari perusakan tanaman di kebun yang ditemukan oleh pemilik kebun, La Sulias alias Abu Kamal, sekitar pukul 06.30 Wit.

Dimana, tanaman dalam kebun miliknya yang dirsak rang tak dikenal (OTK) berupa 640 pohon pisang, 100 buah anakan pohon kelapa, 80 buah anakan pohon cengkeh, 15 buah anakan pohon cengkeh hutan dan 2000 pohon tomat siap panen.

Baca Juga  DPR Kota Ternate Minta PDAM Perbaiki Kinerja

Laporan perusakan tanaman ini diterima pihak kepolisian dibarengi informasi adanya pemalangan jalan oleh masyarakat Dusaun Hanunu.

Link Banner

Memeriksa dan memastikan kebenaran informasi ini, Kapolsek Waisala bersama anggotanya tiba di lokasi/TKP, sekitar pukul 09.00 Wit.

Memediasi masalah ini, Kapolsek Waisala dan Komandan Pos (Danpos) Yonif 711/Raksatama Desa Allang Asaude, Serda Ricardo Sihombing, melakukan pertemuan dengan masyrakat di Masjid Dusun Hanunu, sekitar pukul 10.28 Wit.

Dalam kesempatan ini, masyarakat Dusun Hanunu mengeluhkan perbuatan pengrusakan tanaman yang sudah dilakukan berulang kali, namun belum terungkap siapakah pelakunya.

Untuk itu, masyarakat mengharapkan agar pelaku biasa diungkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara Kapolsek Waesala memberikan arahan kepada masyarakat Dusun Hanunu agar permasalan ini diserahkan kepada aparat Keamanan.

Baca Juga  Peduli Sosial di Tengah Pandemik Covid-19, TNI/Polri di Halsel Dirikan Dapur Lapangan

Selain itu, masyarakat juga dihimbaunya untuk selalu menjaga hidup saling toleransi antar umat beragama, serta bersama-sama menjaga keamanan menjelang  Pileg dan Pilpres 2019.

Ternyata aksi pemalangan jalan oleh warga Dusun Hanunu, juga dibalas dengan pemalangan jalan oleh warga Desa Allang Asaude dengan menggunakan pohon, sekitar pukul 11.00 Wit.

Alhasil, konsentrasi massa kedua desa dan dusun ini pun tak terhindarkan.

Menghindari terjadinya bentrok kedua kelompok massa ini, baik aparat keamanan dari Polres SBB maupun Koranmil Piru pun diterjunkan ke lokasi, guna melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif kepada masyarakat Dusun Hanunu dan Desa Allang Asaude.

Begitupun masyarakat dihimbau tidak melakukan pemalangan jalan lagi, terlebih menggunakan batang pohon.

Baca Juga  Plt. Kakanwil Kemenag Maluku Kunjungi Tempat Karantina di BDK Ambon

Selain itu, Pemerintah Kabupaten SBB jga diminta untuk segera melakukan kediasi kepada masyarakat kedua desa/dusun yang berselisih paham tersebut. (keket)