Telur Puyuh

oleh -285 views
Made Supriatma

Kurangi cetak uang. Lha ya kan harus bayar THR (Nataru dan nanti Lebaran). Juga Bantuan Langsung Tunai harus digalakkan karena ini potensi bikin ledakan sosial. Ekonomi lesu dan banyak orang ga punya uang. Apa jadinya orang ga punya uang tapi lihat sebagian kecil — terutama yang ada di kekuasaan — bergelimang harta? Njebluk sistem sosial ini.

Untuk mereka yang paham kebijakan (policy), pasti juga paham bahwa kebijakan-kebijakan berbeaya jumbo (MBG, Kopdes MP), itu tidak lebih dari transfer negara ke kalangan elit dan oligarki lokal. Lihat saja siapa yang menguasai MBG. Kopdes MP? Sami mawon.

Kemarin ada berita Danantara akan membangun SPPG untuk mempercepat program. Ini pinjaman lewat Himbara tentunya. Nanti pengelolanya akan mengembalikan modal itu ke Danantara. Lalu siapa yang jadi pengelolanya? UKM? Ha ha ha ha … itu seperti kodok ketawa di musim kemarau!

Baca Juga  Kembali Terlibat Kecelakaan, Anggota DPRD Tual Diduga Alihkan Tanggung Jawab

Terus Kopdes MP. Militer bekerjasama dengan PT Agrinas Pangan akan membangun gerai dan gudang untuk Kopdes MP. Ini untuk mempercepat pelaksanaan program. Danantara lewat bank-bank Himbara yang membeayainya.

Ini berubah dari konsep awal yang saya pelajari. Dulu, Kopdes mengajukan kredit dengan menyusun proposal ke bank Himbara. Terus ada due dilligence dari bank. Kredit disalurkan dan Kopdes mulai membangun. Itu dianggap terlalu lambat.

No More Posts Available.

No more pages to load.