Tempat Jualan Dipindahkan Satpol PP, Masyarakat Protes

oleh -446 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Sekelompok anggota Satpol PP di Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut) membubarkan tempat jualan pedagang kaki lima yang berjualan di emperan jalan.

Insiden tersebut terjadi di Desa Babang, Kecamatan Bacan Timur, senin (1/6/2020) pagi.

Alasan pemindahan masyarakat yang berjualan di pinggir jalan itu dengan dalih pembersihan atau penertiban.

Hal itu disampaikan salah satu mahasiswa Babang, Risman Lutfi, kepada awak porostimur.com bahwa ketika masyarakat mempertanyakan ini perintah dari siapa, Satpol PP menjawab tindakan tersebut adalah perintah dari bupati.

“Saat masyarakat bertanya kembali soal surat, sebagai tanda bukti bahwa pemindahan ini adalah kebijakan bupati, yang ditunjukkan sekelompok Satpol PP itu di tunjukan adalah surat edaran dari camat, bukan bupati,” jelas Risman.

Baca Juga  Isak Tangis Mewarnai Pelepasan Mantan Pangdam Pattimura

Dirinya mengatakan bahwa di pasar itu tempatnya tidak strategis, sehingga masyarakat lebih memilih untuk berjualan di depan rumah mereka, tapi malah mendapat hadangan dari Satpol PP.

“Ini lokasi mereka, depan rumah mereka itu hak mereka,” katanya.

Risman mengaku ada masyarakat yang pernah mengeluarkan modal hingga Rp.17juta untuk berjualan di pasar, tapi malah kerugian yang didapat, bukan keuntungan.

“Maka apa yang dilakukan masyarakat seperti berjualan di depan rumah mereka adalah bentuk solusi untuk mengembalikan modal mereka dan mengais keuntungan”, imbuh Risman. (red/adhy)