Temukan Kerangka Manusia, Warga Pesisir Bekas Tambang Cinabar Geger

oleh -35 views
Link Banner

Porostimur.com | Huamual: Masyarakat Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di Pantai Pesisir Bekas Tambang Cinabar, Sabtu (7/9).

Kerangka manusia ini ditemukan oleh Ashar (35) warga Dusun Jakarta Baru, Desa Lokki, sekitar pukul 10.00 wit.

“Beta rasa buang air, Ialu beta turun ke bawah (pantai). Selesai buang air, beta cari botol par bikin es botol. Kemudian beta lia rangka manusia itu. Dari situ beta langsung kasi tau masyarakat, terus beta minta bantuan deng lapor ke Polsek Huamual,” terang Azhar dalam dialek Ambon.

Menerima laporan dari Azhar, personil Polsek Huamual langsung bergerak cepat turun ke TKP guna memasang police line dan melakukan olah TKP,

Link Banner


Polisi memperikaran usia kerangka tersebut sudah sekitar sua bulan sejak meninggal dunia.

Baca Juga  Hari ini Gempa M 3.3 Terjadi di Ambon

Di TKP, polisi menemukan alat-lat penambangan lokal, seperti karung, sarung tangan dan tempat mendulang milik korban.

Dari temuan barang-barang tersebut, polisi menduga, kerangka yang ditemukan adalah warga setempat bernama Warati (40) yang menghilang lebih kurang dua bulan terakhir.

Kerabat Warati mengakui, sudah sebulan lebih tidak ada kabar sama sekali dari Warati kepada pihak keluarga.

Kapolsek Huamual, IPDA Elnath S, membenarkan penemuan kerangka manusia tersebut.

“Di indikasikan kerangka tersebut adalah kerangka perempuan bernama Warati, usia sekitar 40 tahun. Untuk penyebab kematian kami masih menyelidiki hal tersebut dengan dibantu unit identifikasi Polres SBB,” ujarnya.

Polisi masih menjaga TKP sambil menunggu Unit Identifikasi dari Polres SBB yang akan tiba untuk melakukan pendalaman Iebih Ianjut terkait identitas kerangka manusia tersebut.

Baca Juga  Ketua Komisi II DPRD Kepsul Ngamuk, ini Masalahnya

“Kerangka ini diidentifikasi dulu, karena takutnya ada berkaitan dengan hal-hal tindak pidana, maka kita memerlukan tindakan Iebih Ianjut dari tim identifikasi dan juga tim medis,” ujar Kapolsek.

Elnath menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan sebab kematian dan motif nya, karena masih memerlukan pendalaman Iebih lanjut.

“Secepatnya kami akan melakukan identifikasi karena dari polres SBB telah menuju ke lokasi paling lambat hari ini tiba.” pungkasnya. (Doddy).