Terima DIPA 2018 lebih awal, Sulut wajib kerja keras

oleh -45 views
Link Banner

@Porostimur.com | Manado : Dengan diterimanya Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2018 sebesar Rp 14,03 triliun lebih, mengharuskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) beserta seluruh kabupaten/kota yang dibawahinya, untuk lebih bekerja keras dan bekerjasama.

Pasalnya, penyerahan sudah dilakukan pada Desember 2017 ini mengharuskan pemerintah daerah memulai pembelanjaan anggaran dimaksud sejak 1 Januari 2018 nanti.

Hal ini dibenarkan Gubernur Sulut,  Olly Dondokambey,SE, saat menerima DIPA 2018 yang diserahkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, di Istana Bogor, Rabu (6/12) sore.

”Pak Presiden dalam sambutannya menyampaikan, penyerahan secara simbolik DIPA menjadi tanda bahwa proses belanja dan lelang proyek bisa dimulai. 1 Januari sudah bisa mulai belanja. Ini menjadi pertanda positif untuk percepatan dan pemerataan pembangunan yang tepat sasaran dan tepat waktu,” ujarnya.

Link Banner

Upaya mempercepat penyerapan anggaran oleh kementerian/lembaga dan daerah pada tahun 2018, akunya, maka Pemerintah Pusat memutuskan untuk menyerahkan DIPA lebih awal, sebelum tahun anggaran 2018 dimulai.

Baca Juga  Renovasi Rampung, Gedung Balai Prajurit Marinir Resmi Digunakan Kembali

”Sehingga realisasi fisik dan keuangan bisa sesuai target,” jelasnya.

Menurutnya, belasan trilyun rupiah yang dialokasikan ke daerah Sulut itu bakalan diprioritaskan untuk memperbaiki jumlah dan mutu pelayanan publik.

”Termasuk menciptakan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan dan pemerataan,” tegasnya.

Dengan diterimanya DIPA 2018 lebih awal ini, harapnya, bukan saja Pempriov Sulut, namun pemerintah kabupaten/kota yang dinaunginya wajib mengoptimalkan penyerapan dan pengelolaan APBD secara efektif dan efisien.

”Termasuk juga penggunaan dana desa harus produktif dan tepat sasaran sehingga out put-nya bisa dirasakan oleh masyarakat banyak,” timpalnya.

Selain itu, tambahnya, penyerapan anggaran yang maksimal juga memberikan peluang bagi Sulut untuk menerima dana DID di tahun berikut.

Baca Juga  Residivis Pembunuh Kiki Kumala Ditangkap Polisi di Tidore

”Ini butuh sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten serta kota,” pungkasnya. (Youla)