Terima Jong Halmahera, Sekda Halbar Jelaskan Skema Penanganan Covid-19

oleh -452 views
Link Banner

Porostimur.com | Jailolo: Sejumlah pemuda yang mengatas namakan dirinya Jong Halmahera bersama Tim Satgus dan Pemda Halmahera Barat melakukan pertemuan di ruang Sekda yang dipimpin langsung oleh Sekda Halbar Hi Syahril Abd Rajak, Senin (4/5/2020)

Pertemuan ini dilakukan atas permintaan Jong Halmahera ke Tim Satgus Pemda Halbar melalui surat resmi dengan tujuan mempertanyakan langkah pencegahan dan penanganan penyebaran wabah Covid-19 di Halbar. 

Adapun dalam pertemuan itu, Jong Halmahera meminta perhatian Tim Satgus atas beberapa point dalam penangan dan pencegahan memutus rantai Covid-19 di Kabupaten Halbar.

Nofrizal Amir, Presedium Jong Halmahera Kab. Halbar ini menyampiakan bahwa, jika dalam penanganan Covid-19 masih ada tarik menarik dengan DPRD terkait Covid-19, maka Jong halamhaera meminta dan mendukung Pemda Halbar agar mengambil kebijakan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Kami mendukung Pemda Halbar jika serius memutus mata rantai wabah Covid-19, namun terkendala soal anggaran karena masih ada tarik menarik dengan DPRD, maka Pemda sebaiknya segera ambil langkah kebijakan memakai Perkada,” tegasnya. 

Baca Juga  Wakapolda Maluku & PJU Sambut Kedatangan Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri

Jong Halmahera secara institusi juga  meminta Pemda agar lebih serius dalam melakukan upaya memutus mata rantai covid-19 di Kabupaten Halbar.

Menurut Jong Halmahera, Ada beberapa poin penting yang harus diklarifikasi oleh tim satgus Halbar seperti skema penanganan, informasi publik dan keberadaan petugas di lapangan.

Atas pertanyaan tersebut, Sekretaris Daerah Syahril Abd Rajak yang juga wakil Gugus Tugas menyampikan bahwa saat ini Halbar tengah berada dalam status Tanggap Darurat penanganan Covid-19.

“Satatus siaga virus Corona untuk Halbar sudah berada di status Tanggap Darurat, dan itu diberlakukan sejak 23 April – 29 Mei 2020 mendatang,” jelasnya. 

Soal data yang disampaikan ke publik, itu sudah sesuai dengan pedoman kesehatan, dan itu sudah diklarifikasi melaui Jubir Covid-19 Halbar.

Baca Juga  15 Negara kini Terperangkap 'Jebakan' Utang dari China

Terkait langkah-langkah kerja tim Satgus, Sekda menjelaskan bahwa Tim Satgus sudah melakukan langkah pengurangan arus masuk dan kelur melalui laut maupun darat. Posko-posko di daerah perbatasan dan berhubungan langsung ke daerah lain juga sudah terbentuk.

“Langkah yang diambil sementra ini, adanya pengurangan penumpang melalui akses darat maupun laut, dan jika warga Halbar dari luar daerah amalut akan dilakukan karantina di rusun. Adapun posko-posko sudah terbentuk dimana aksesnya berhubungan langsung dengan daerah lain,” jelasnya.

Sementara terkait anggaran penanganan Covid-19, Pemda Halbar telah mengambil kebijakan menerbitkan Perkada.

“Kami sudah mengambil kebijakan melalui Perkada pada dua pekan lalu. kisaran nilai anggaran sekitar kurang lebih Rp53 Miliar,” ujar Sekda.

Baca Juga  Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar Pantau Pos PAM Ketupat 2020

“Anggaran itu, dipersiapkan dan diperuntukan bagi kebutuhan kesehatan, dampak ekonomi warga dan pengawalan jejaring sosial di tengah pandemi Covid-19,”cetusnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekda Halbar, Kadis dan Sekretaris Dinas Kominfo, Kadis Kesehatan, Kadis Perhubungan, Kepala BPBD, Staf Pemda Halbar dan pengurus Jong Halmahera. (ash)