Terima Kunjungan PHRI Maluku, Kapolda Minta Dukung Pemerintah Tangani Covid-19

oleh -262 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku, Irjen. Pol. Drs. Baharudin Djafar menerima kunjungan silaturahmi pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maluku, Rabu (1/4/2020).

Silaturahmi yang dipimpin langsung Ketua PHRI Maluku, Theni Barlola ini, juga di hadiri Direktur Intelkam dan Direktur Binmas Polda Maluku, bertempat di Ruang Kerja Kapolda Maluku.

ketua PHRI Provinsi Maluku Theni Barlola, Wabah virus corona (Covid-19) telah memukul sektor pariwisata. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), banyak pengusaha mulai mengurangi jam kerja hingga merumahkan karyawan akibat sepinya lokasi wisata dan turunnya okupansi penginapan.

“Dampak Virus Covid-19 ini sangat berdampak, dimana pengusaha hotel dan restoran sangat terpukul dengan kondisi saat ini,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap dan siap bersinergi dalam langkah dan upaya memutus tali rantai peredaran virus vorona atau vovid-19 di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Diduga Tak Sesuai Bestek, Gedung Perpustakaan IAIN Ambon Terancam Runtuh

“Sekarang ini banyak hotel sepi pengujung. Dan kami saat ini tidak mampu menekan biaya operasional, terutama biaya tenaga kerja. Gaji karyawan merupakan salah satu komponen operasional yang terbesar pada industri perhotelan,” ungkap Barlola.

Ditempat yang sama, Kapolda Maluku Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, menyambut baik adanya kunjungan silaturahmi pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maluku ke Mapolda.

“Selaku Kapolda, Saya mengapresia atas kunjungan ini  dan sampaikan salam hormat saya untuk para owners masing-masing hotel yang ada di provinsi maluku ini,” kata Bang Bahar.

Kapolda berharap agar para manejer di masing-masing hotel yang ada mampu memberikan masukan yang utuh kepada owners dan juga instansi yang mendukung dalam hal ini Dinas Pariwisata tentang kendala yang dihadapi berhubung musibah pandemi virus corona

Baca Juga  Gustu Covid-19 Buru Lakukan Rapid Test ke Lebih Dari 20 Orang

“Berikan masukan yang utuh, baik kepada para owners demikian juga kepada instansi yang mendukung,” kata Kapolda.

Terkait, banyak pengusaha mulai mengurangi jam kerja hingga merumahkan karyawan akibat sepinya lokasi wisata dan turunnya okupansi penginapan, orang nomor satu di jajaran Polda Maluku ini berpesan agar para pengelola hotel yang ada dapat dan mampu memikirkan jalan keluar yang terbaik.

“Bohong cinta tanpa pengorbanan. Kalau kita cinta Ambon ini maka harus ada pengorbanan. Maksud saya, kalau saya jadi pemilik saya harus bantu, disini karena kerjanya sangat baik,” tutup Kapolda Maluku. (keket)