Terjadi Pemadaman Listrik, Pemuda dan Mahasiswa Desa Indari Demo PLN Bacan

oleh -45 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Sejumlah massa aksi yang mengatas namakan Pemuda dan Pelajar Desa Indari, Kecamatan Bacan Barat, menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Cabang Labuha pada Kamis, (17/9/2020).

Dalam aksi tersebut, puluhan pelajar dan mahasiswa Desa Indari meminta agar ada perhatian dari pihak PLN Labuha terhadap listrik di Indari.

Kepada media ini Randi Rajaloa selaku Korlap aksi mengatakan bahwa sejak ada nya listrik di Kecamatan Baran Barat, masyarakat Desa Indari tidak pernah menikmati listrik selama satu bulan full.

“Lampu PLN di desa kami itu sering mati. Bahkan terjadi pemadaman listrik secara terus-menerus. Olehnya itu kami datangi pihak PLN Labuha meminta kejelasan soal terjadinya pemadaman,” kata Randi usai menyampaikan orasi.

Link Banner

Selain meminta kejelasan atas terjadinya pemadaman listrik di Desa Indari, Randi bersama rekan-rekannya juga meminta agar pihak PLN Cabang Bacan memberhentikan Haris orang yang dipercayakan PLN mengawasi terjadi gangguan kelistrikan di wilayah Kecamatan Bacan Barat.

Baca Juga  Beri Insentif ke Orang Kaya, Pemerintah Akan Gelontorkan Rp25 Triliun

Selain itu, massa aksi juga meminta agar tenaga kerja khususnya jaringan kelistrikan wilayah Bacan Barat ditambah. Merely juga berharap usai menggelar aksi sudah tidak lagi terjadi pemadaman.

“Kami minta yang namanya Pak Haris baiknya dipecat dari tugas karena dianggap tidak serius dan segera tambah tenaga kerja khsusnya di wilayah Bacan Barat,” pintanya.

Sementara itu, Ibrahim Soleman, Manager PLN ULP Bacan saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya mengatakan akibat dari gangguan tersebut, anak buahnya sudah dikirim ke TKP beberapa hari lalu. Saat ini pihaknya sudah berupaya menelusuri penyabab terjadinya pamadaman, namun hingga kini penyebabnya belum ditemukan.

Menurut Ibrahim, pihaknya terkendala akibat kondisi jalan menuju Kecamatan Bacan Barat cukup memperihatinkan. Olehnya itu kata Ibrahim, sudah enam hari pihaknya belum berhasil menemukan penyebab terjadinya korsleting pada jaringan menuju Desa Indari.

Baca Juga  Update Covid-19 Maluku: Pasien Positif Bertambah 32 Orang

“Soal pemadaman kami dari pihak PLN sudah mengetahui hal itu dan sudah kami kirimkan pegawai PLN ke wilayah yang terjadi gangguan kelistrikan, namun sudah enam hari kami juga belum mendapatkan hasil dari mereka yang ke TKP,” tukasnya.

Ibrahim bilang, selain sebagai Manager PLN ULP Bacan, dirinya juga merupakan petugas lapangan namun, dengan kondisi akses jalan yang memadai, membuatnya tidak bisa ke TKP, pasalnya mobil tidak dapat melangsungkan perjalanan akibat dari rusaknya jalan lintas menuju Desa Indari Kecamatan Bacan Barat.

“Kendalanya di jalan sehingga menelusuri penyebabnya terjadinya pemadaman agak memakan waktu. Bahwa sampai hari ini saya masih berupaya menghubungi rekan kerja saya yang sementara berada di wilayah Bacan Barat namun tidak bisa tersambung karena tidak ada jaringan seluler disana,” katanya.

Baca Juga  Tunjuk Murad Ketua DPD PDIP Maluku, Langkah DPP Dinilai Tepat

Ibrahim menambahkan, pihaknya akan segera bekerja keras untuk dapat menemukan penyabab terjadinya korsleting pada janringan listrik tersebut. (adhy)