Ternate Perpanjang Masa Belajar di Rumah

oleh -144 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Dinas Pendidikan Kota Ternate bersama lembaga terkait tengah mulai menyusun teknis pembelajaran yang akan diterapkan saat pembukaan sekolah 13 Juli nanti.

Teknis pembelajaran ini tetap mempertimbangkan situasi pandemi Covid-19 didn’t Kota Ternate yang belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Ternate, Asghar Saleh mengungkapkan, pihaknya telah mengikuti pertemuan dengan Diknas Ternate, PGRI Ternate, para pengawas serta beberapa kepala sekolah, baik SD maupun SMP, Senin (1/6/2020).

“Keputusan rapat, SD maupun SMP belum dibuka seperti biasa hingga situasi membaik dengan evaluasi dan berbagai pertimbangan sesuai perkembangan,” ujar Asghar.

Melansir tandaseru.com, Asghar Saleh menjelaskan, Penilaian Akhir Semester (PAS) SD dan SMP akan dilaksanakan pada 15 Juni 2020 dengan sistem dalam jaringan atau daring dan luar jaringan atau luring.

Baca Juga  Pemkot Ambon akan Terapkan PSBB Tingkat Kelurahan

“Khusus untuk luring, guru atau wali kelas akan mendatangi rumah siswa dengan membawa soal ujian akhir semester dalam amplop tertutup dan akan diserahkan ke orang tua atau di taruh di depan rumah,” paparnya.

Asghar bilang, teknis pembelajar ini akan dijelaskan setiap sekolah dengan memanfaatkan media sosial. Sedangkan daring akan dilakukan melalui aplikasi yang akan dibagikan.

“Teknisnya juga akan disampaikan setiap sekolah. Mohon dukungan dan partisipasi orangtua untuk mengawasi dan mendampingi siswa dalam mengerjakan soal soal ujian kenaikan kelas,” tuturnya.

Pengumuman kelulusan SMP sendiri akan dilaksanakan pada 5 Juni 2020 sedangkan SD pada 15 Juni 2020. Pengumuman dilakukan secara online melalui aplikasi pesan singkat dan direncanakan juga melalui media RRI Ternate.

Baca Juga  Cuma Maluku dan Papua yang Catat Pertumbuhan Ekonomi Positif

“Penerimaan siswa baru SD dan SMP tahun ini akan dilakukan melalui sistem online seperti tahun sebelumnya,” imbuh Asghar.

Selain itu, kata dia, pertemuan tersebut juga memutuskan untuk membuat SOP pembelajaran dari rumah secara daring maupun luring dengan berbagai pembobotan dan model evaluasi yang disesuaikan dengan pandemi Covid-19 serta diterapkan saat pembukaan masa belajar pada 13 Juli 2020.

“Segala hal teknis untuk itu serta berbagai konsekuensi akan dibahas oleh tim khusus di bawah koordinasi Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan dan PGRI Kota Ternate,” jelasnya

Ia menambahkan, partisipasi seluruh guru melalui Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) karena semua aktivitas guru dan kepala sekolah akan dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku selama pandemi berlangsung.

Baca Juga  Kisah Personil Koramil 1509-04/Mafa Saat Bantu Evakuasi Warga Yang Sakit Sampai Meninggal

“Mohon dukungan dari seluruh orangtua yang tergabung dalam Komite Sekolah. Khusus untuk Hiri, Moti dan Batang Dua, prioritas luring akan lebih diefektifkan. Seluruh kegiatan pendidikan akan berlangsung dengan melaksanakan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun, jaga jarak dan menghindari kerumunan,” pungkas Asghar. (red/tsc)