Ternyata Ada Kutipan Kalimat J Leimena di Rompi Anies Baswaden saat Hadiri “Desak Anies” di Ambon

oleh -71 views

Porostimur.com, Jakarta – Fesyen bukan hanya sekadar gaya, tapi juga bisa jadi media penyampai pesan, termasuk pesan politik. Hal itu juga dimanfaatkan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan saat berkampanye di berbagai tempat.

Bila capres nomor 3 Ganjar Pranowo kerap menyelipkan jargon Sat Set, Anies memilih menampilkan gambar berisi kutipan-kutipan penting dari pahlawan nasional. Salah satunya adalah rompi denim yang dipakainya saat menemui para konstituen di acara Desak Anies di Pantai Beby Indah di Maluku Tengah, Selasa, 16 Januari 2024 lalu.

Di bagian belakang rompi itu bertuliskan ‘Politik bukan alat kekuasaan, tapi etika untuk melayani’. Kalimat itu dikutipnya dari Johannes Leimena yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada 2010.

Baca Juga  Golkar Berpeluang Rebut Kursi Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Utara

“Indonesia harus kembali ke Timur. Jangan memunggungi Timur,” ucap Anies dalam acara tersebut. Ia juga sempat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berfoto di tepi pantai bersama sang istri Fery Farhati dan putri sulungnya, Mutiara, yang ikut mendampinginya.

Melansir laman ikpni.or.id, Johanes lahir di Lateri, Ambon, pada 6 Maret 1905 dari keluarga guru. Leimena dikenal sebagai seorang dokter yang menggagas Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas yang diadaptasi dari sistem Bandung Plan, ketika Leimena bekerja sebagai dokter di RS Zending, Bandung.

Ia juga menyandang pangkat Laksamana Madya (Tituler) di TNI AL saat ditunjuk menjadi anggota KOTI (Komando Operasi Tertinggi), yang dibentuk dalam rangka pembebasan Irian Barat pada 1962. Ia sempat menjabat sebagai Menteri Kesehatan di era Presiden Sukarno pada 1946 hingga 1966. (red/liputan6)

Baca Juga  Caleg Gagal Berulah, Bongkar Jalan hingga Teror Warga dengan Petasan

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.