Ternyata ‘Janda-janda’ di Kalimantan Selatan ini Sangat Suka Tempat yang Gelap

oleh -77 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Marabahan: Proses pengelohan Jamur Danda (Janda) atau jamur tiram danda di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh selama ini dikenal higenis dan steril.

Dilansir BanjarmasinPost.oc.id, jadi tidaknya proses pembuatan janda itu melalui tiga fase, yakni proses pengadukan, pemerataaan air tiga bahan utama dan pembibitan.

“Jika dari salah satu tiga fase kita ceroboh dan prosesnya salah, maka ada kemungkinan kegagalan dari 30 sampai 40 persen dalam proses pembuatan janda,” ujar Rahmat (37), pembina kelompok janda mutiara alam di Desa Danda Jaya, Kecamatan Rantau Bedauh, Kabupaten Batola, Kamis (8/8/19).

Link Banner

Dijelaskannya, bahan utama proses pembuatan janda, yakni dedak, serbuk gergaji dan kabur gamping. Bibit jamur langsung didatangkan dari Purwokerto. Saat proses pembibitan janda pun harus ditempat yang gelap dan tidak kena sinar matahari langsung.

Baca Juga  Aktor Legendaris, Ini 5 Film Terbaik Al Pacino Selain 'The Godfather'

“Jadi proses pembuatan janda itu harus di tempat yang gelap. Proses sterilisasi proses pembuatan janda pun tidak boleh ada angin masuk langsun ke ruangan. Pekerja pun harus menyemprotkan al-kohol ke badan kita. Tubuh manusia itu kan pembawa spora atau jamur sehingga harus disterilkan,” katanya.

Rohmat menambahkan mengenai pemasaran juga dilakukan pihaknya secara offline dan secara bertahap akan di lakukan secara online.

Rahmat menambahjan untuk saat ini pihaknya juga menggelar pelatihan budidaya jamur di desa dengan di bantu bumdes yang ada. Dengan pelatihan ini, maka warga desa itu akan semakin terampil melakukan melakukan budidaya janda.

“Ke depan kita harapkan budidaya janda ini bisa meningkatkan lapangan pekerjaan sehingga mampu membantu perekonomian di desa,” harap Rahmat.

Baca Juga  Bukan Salah Saudi Tolak Umrah WNI, Pigai: Karena Pemerintah Berbohong

*Cara Memelihara Jamur Danda*

Diawali dengan log jamur yang ditempatkan di kumbung atau tempat budidaya.

Log disusun berjejer.

Pemeliraan jamur itu sederhana.

Terpenting rutin disiram dan menjaga kelembaban kumbung, jangan sampai kena terik matahari dan hujan.

Dalam tempo dua minggu log jamur akan tumbuh jamur yang setiap hari bisa dipanen dengan harga jual dihitung per kilogram. (red/bpci)