Tersangka pemerkosa mahasiswi KKN kena sanksi adat

oleh -41 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :
Aksi bejat Fadli Thenu alias Eki
(23), usai menodai seorang
mahasiswi di lokasi wisata
Lubang Buaya, Negeri Morella,
Kecamatan Leihitu, Kabupaten
Maluku Tengah, beruntun
panjang.
Di anggap memalukan dan merusak citra Negeri Morela, Eki akhirnya di usir dari tah kelahirannya sendiri sebagai sanksi adat selain di proses hukumnya.
Dalam hal ini, seluruh elemen masyarakat Negeri Morela telah mengutuk Eki karena aksi bejatnya terhadap mahasiswi KKN tersebut dan dia tidak lagi boleh menginjakan kaki di tanah asalnya sendiri.

Aksi bejat yang dilakukan Eki yang telah di tetapkan sebagai tersangka oleh Polres.P. Ambon dan P.P.Lease ini juga menghantarkan pernyataan sikap dari Raja Negeri Morella, H.
Sialan Yunan, penghulu Mesjid, Imam Mesjid Almuttaqin Morella,
Djafar Latulanit, dan Ketua Saniri
Negeri, Fauji Latukau.

Baca Juga  Ini Film Indonesia yang Tayang di Locarno Film Festival 2020

Ada lima poin pernyataan sikap
elemen masyarakat setempat.
Pertama, seluruh elemen
masyarakat Morella mengutuk
keras aksi kekerasan seksual yang
dilakukan Fadli Thenu
Selain itu, seluruh masyarakat
mendukung penuh proses hukum
yang dilakukan kepolisian.

Kemudian, masyarakat Morella
menyatakan berpihak pada
kebenaran dan meminta aparat
penegak hukum memproses
kasus kekerasan seksual
tersebut secara tegas dan dan
menghukum Fadli Thenu
dengan hukuman yang seberat-
beratnya.

Link Banner

Dalam pernyataan sikap itu, mereka juga
menyampaikan permohonan
maaf kepada keluarga korban
dan civitas akademika perguruan tinggi dimana korban melakukan Kemudian, masyarakat Morella menyatakan berpihak pada kebenaran dan meminta aparat
penegak hukum memproses kasus kekerasan seksual tersebut secara tegas dan menghukum Fadli Thenu dengan hukuman yang seberat-beratnya.

Baca Juga  3 Kali Gempa Goyang Maluku Hari Ini

Dalam pernyataan
sikap itu, mereka juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban dan
civitas akademika perguruan tinggi dimana korban melakukan proses studi.
Dalam poin ke 5 pernyataan sikap itu ditegaskan bahwa Fadli diusir dari Negeri Morella.
‘’Menjatuhkan sanksi adat mengusir mengusir dan melarang Saudara Fadli Thenu alias Eki
untuk kembali ke Negeri Morella,’’ tulis pernyataan sikap itu.

Tersangka, Eki kini masih meringkuk dalam tahanan Polres P.Ambon dan P.P Lease. Dia dijerat Pasal 285
dan atau Pasal 289 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun.