Terseret Kasus Dugaan Pembunuhan Berencana Nus Kei, John Kei Bakal Jalani Sidang Pekan Depan

oleh -47 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: engadilan Negeri Jakarta Barat akan menggelar sidang kasus John Kei pada Rabu (13/1/2021) pekan depan. Sidang dilakukan setelah berkas dan dakwaan dilimpahkan ke PN Jakarta Barat.

Pelaksaan sidang kasus John Kei ini pun dibenarkan oleh Humas PN Jakbar Eko. Dirinya mengatakan sidang akan digelar dalam waktu dekat.

“Majelis Hakim menetapkan sidang hari Rabu, tanggal 13 Januari 2021,” kata Eko, Senin (4/1/2021).

Dikatakan Eko, perkara atas nama John Kei telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat sejak Kamis (30/12) beberapa waktu lalu 

Berkas perkara terdiri dari 5 berkas dan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Barat telah menunjuk Majelis Hakim untuk menyidangkan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Majelis Hakim terdiri dari Yulisar, SH.MH, Eko Aryanto  SH. MH dan Kamaluddin, SH. MH,” katanya.

Baca Juga  EcoNusa Ajak Jurnalis dan Publik Sebarluaskan Isu Hutan dan Laut Maluku-Papua

Sebelumnya, Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Edwin Beslar mengatakan jika berkas dan dakwaan kasus tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

“Berkas beserta dakwaannya sudah di limpah ke Pengadilan Jakbar untuk mendapat jadwal sidang pemeriksaan,” kata Edwin, Senin (4/1/2021).

Dikatakan Edwin, jika berkas dan dakwaan telah di limpahkan sejak 30 Desember 2020 beberapa waktu lalu.

Kendati demikian pihaknya belum mengetahui kapan pelaksaan sidang kasus John Kei akan digelar.

“Limpahan berkas lengkap, John Kei Akan Segera Jalani Sidang di PN Jakarta Barat,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, kelompok John Kei melakukan penyerangan terhadap Nus Kei di dua lokasi, yakni kawasan Kosambi, Jakarta Barat, dan perumahan Green Lake City pada Minggu (21/6/2020).

Baca Juga  Mobil Warga STAIN Terbakar di Depan MCM

Akibat serangan tersebut, satu anak buah Nus Kei berinisial ER tewas dan satu orang lainnya berinisial AR terluka.

Sedangkan satu orang petugas keamanan perumahan terluka karena ditabrak mobil yang dikendarai anak buah John Kei dan satu orang pengendara ojek online tertembak di bagian kaki.

Pasalnya, anak buah John Kei sempat melepaskan tujuh kali tembakan.

Selepas kejadian itu, John Kei dan 38 anak buahnya yang ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat, dan beberapa lokasi lain.

Mereka dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951, Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana, Pasal 169 KUHP, Pasal 170 KUHP, dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman mati. (red/wartakotalive)