Tetap Beroperasi Saat PSBB Transisi, Ijin Usaha Karaoke Yacamichi Terancam Dicabut

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Di tengah pemberlakuan PSBB Transisi XV, Karaoke Yacamichi, salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kota Ambon ternyata tetap beroperasi.

Tindakan pengelola tempat hiburan malam tersebut, diduga melanggar Peraturan Walikota (Perwali) nomor 27 tahun 2020 tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang beroperasinya THM selama PSBB.

Akibatnya, tempat usaha yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Ahusen, Kota Ambon itu, terancam akan dicabut ijin usahanya.

“Jadi setelah kami menerima laporan masyarakat terkait aktivitas tempat karaoke Yacamichi yang beroperasi, kami langsung datangi tempat karaoke itu,” ungkap Koordinator Fasilitas Umum Tim Pengendali PSBB Kota Ambon, Richard Luhukay kepada para jurnalis di Ambon, Rabu (3/2/2021).

Link Banner

Saat peninjauan, kata dia, pihaknya tidak menemukan aktivitas di karaoke tersebut, namun didapati beberapa bekas botol minuman yang belum sempat dibersihkan.

Baca Juga  Pemerintah Perluas Lokasi Pemeriksaan Covid-19, Berikut Daftarnya

“Meski tidak ada lagi aktivitas, namun kami dapati beberapa botol minuman yang masih ada di atas meja dan sudah kami sita. Ada juga beberapa dokumentasi yang kami terima saat berlangsungnya aktivitas ditempat tersebut,” ujarnya.

Kepada masyarakat yang proaktif dalam memberikan laporan kepada tim PSBB terkait pelanggaran saat PSBB, Plt Kadispora Kota Ambon itu memberi apresiasi dan terima kasih karena sudah membantu memberikan informasi.

“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah membantu pemerintah dengan memberi laporan-laporan terkait pelanggaran yang dilakukan. Kami berharap masyarakat dapat terus mendukung kami. Jika mendapati aktivitas yang langgar aturan, jangan sungkan untuk lapor kepada kami,” ungkapnya.

Terhadap pelanggaran yang dilakukan THM Yacamichi, tambah Luhukay, tim pengendali PSBB sudah melayangkan surat peringatan kepada pemilik usaha dan diharapkan segera menghadap tim pengendali PSBB untuk dimintai keterangan.

Baca Juga  Model Sepatu Crocs yang Bikin Penampilan Makin Stylish

“Aktivitas mereka meski sesaat, tapi sudah langgar aturan. Maka pasti akan ada tindakan yang diambil PPNS bagi mereka, guna memberi efek jera sekaligus pembelajaran kepada yang lain untuk jangan sesekali melanggar aturan yang sudah ditetapkan dalam upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19 di Kota Ambon,” kunci Luhukay.

(red/mrnews.com)