Tidak Divaksinasi Covid-19 Guru di Ambon Dilarang Mengajar

oleh -124 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Para guru di Kota Ambon yang ingin mengajar saat Belajar Tatap Muka (BTM) jadi diterapkan nanti, wajib divaksinasi Covid-19.

Meski proses belajar tatap muka (BTM) bulan Juli mendatang belum pasti dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon karena Ambon saat ini masih berada di Zona orange, namun para guru mulai dari play group hingga tingkat SMP wajib disuntik vaksin.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Ambon Fahmi Salatalohy kepada awak media di Balaikota Ambon, Selasa (16/6/2021).

“Bagi guru yang tidak melakukan suntik vaksin, tetap tidak dibolehkan untuk proses belajar mengajar,” tegas Fahmi.

Namun dikatakan Fahmi, dari sekitar 5000 lebih guru di kota Ambon mayoritas sudah divaksin Covid-19 hingga dosis kedua. Memang ada satu dua guru ditiap sekolah yang belum vaksin karena ada penyakit bawaan atau Comorbid.

Baca Juga  Kunjungi RSUD, Dinkes dan Disdukcapil, Ini yang Ditemukan Bupati Kepulauan Sula

“Karena Comorbid itulah berdasarkan keterangan dokter kalau dia bisa divaksin yah vaksin, kalau tidak yah tidak bisa dan itu permanen, mutlak,” ungkapnya.

Disinggung apakah guru yang karena Comorbid dan tidak bisa divaksin tetap bisa jalankan PBM, Fahmi mengaku tetap bisa karena ada keterangan dokter resmi.

“Hanya sebagian kecil saja yang karena Comorbid belum vaksin. Tidak ada sama sekali karena penolakan. Sebab kalau mereka tolak jelas mereka sendiri yang akan dirugikan dan jadi masalah nantinya. Sebab guru wajib vaksin,” pungkasnya. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.