Tidak Transparan Soap DD, Kades Koititi Didesak Mundur

oleh -122 views
Link Banner

Porostimur.com | Halsel: Di tengah wabah corona, Kepala Desa Koititi Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) Maluku Utara (Malut), Musli Marasabessy nyaris diamuk massa. Juma’at (20/5/2020), sekitar pukul 21.30 WIT.

Dari Informasi yang dihimpun media
bahwa warga kecewa karena Musli Marasabessy dianggap tidak transparan dalam pengelolaan Dana Desa.

Bahkan semenjak Musli marasabessy dilantik pada Tahun 2017 sampai saat ini, ia jarang berada di Desa. Banyak Pos Anggaran pembinaan dan pemberdayaan yang tidak direalisasikan

Selain itu, ada bahan material pembangunan kantor Desa tahun 2018 yang belum di bayar, salah satunya ibu Ratna.

“Saya pe uang yang bikin kantor Desa belum bayar masi sisa 7 juta,” ungkap Ratna

Baca Juga  Moeldoko Dukung Revitalisasi Benteng Victoria

Ada juga upah pekerja jalan 2019 yang belum dibayar Diketahui upah tukang yang dianggarkan Musli untuk fondasi jalan baru dengan panjang 300 meter sebesar Rp.30 Juta hingga saat ini upah tukang baru diberikan Kades sebesar Rp.2 Juta.

Kemarahan warga semakin memuncak ketika Bang Toyib, (julukan Musli oleh masyarakat Koititi Karna Jarang berada di Desa) enggan menyalurkan BLT Dana Desa.

Warga yang tersululut emosi langsung mengeruduk rumah kepala desa, Beruntung personil dari Kepolisian Sektor Gane Barat dan Babinsa segera ke lokasi dan menenangkan warga.

Jikri Lukman (20) salah satu warga Koititi menjelaskan bahwa warga meminta Musli keluar menemui warga, namun Musli enggan keluar karna takut, pasalnya masyarakat dalam suasana emosi.

Baca Juga  Sudah Tayang di Bioskop Kota Ambon, The New Mutants Hadirkan Kisah Superhero yang Beda

“Selain itu warga menuntut Musli segera mundur dari jabatan kepala desa dan meminta agar pihak Kepolisian Halsel untuk mengusut kasus penyelewengan Dana Desa”, jelasnya. (adhy)