Tiga Pelaku Penikaman di Batu Gantung Diringkus Polisi

oleh -107 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Tiga pelaku kasus penikaman yang memakan dua korban di Batu Gantung Ganemo akhirnya diringkus aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease.

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Leo Surya Nugraha Simatupang, dalam keterangan persnya di Mapolresta, Jumat (13/12) menerangkan bahwa ketiga pelaku penikaman tersebut masing-masing berinisial SN (21), JL (21), dan GR (20).

Menurutnya, ketiga pemuda ini sebelumnya dilaporkan melakukan tindak kriminal dengan menikam Bobi Renharlalaar hingga meregang nyawa, Sementara Christo Kaimarehe mengalami luka dibagian kanan punggung belakang.

Perihal penangkapan tiga pelaku ini menurut Simatupang sendiri dilakukan dalam kurun waktu yang berbeda.

Tersangka SN berhasil diringkus saat bersembunyi di rumah keluarga di kawasan Latuhalat Kecamatan Nusaniwe pada Kamis (12/12) lalu, Sementara JL dan GR diringkus hari ini.

Baca Juga  Mutasi di tubuh Polri Kapolda Malut masuk kotak Wakapolda Promosi

“Tangkapan ini juga berbeda-beda waktunya. Yang pertama ditangkap ini adalah saudara SN ditangkap di Latuhalat dimana perannya adalah dia membawa kendaraan pada saat itu, dia adalah pemilik senjata tajam untuk melakukan Penikaman terhadap korban. Kedua, saudara JL sempat melarikan diri sampai ke Masohi, kita deteksi dan saat akan balik ke Ambon kita lakukan penangkapan di Tulehu. Perannya adalah yang melakukan penusukan. Kemudian yang terakhir baru tertangkap di Passo, saudara GR ini perannya adalah menyuruh untuk melakukan penusukan terhadap korban” ujar Simatupang.

Ketiga pelaku sendiri berdomisili di Batu Gantung tetapi bukan penduduk asli Batu Gantung.

Ketika ditanya mengenai motif dari pelaku, Simatupang menanggapi dengan mengatakan bahwa berdasarkan keterangan sementara dari pelaku, motifnya adalah balas dendam.

Baca Juga  Gegana Maluku kembali Sterilkan Jalan Protokol Kota Ambon

“Untuk motif berdasarkan keterangan sementara dari pelaku ini adalah balas dendam, karena sebelumnya pelaku ini malam minggu kemarin mereka dipukul oleh sekelompok pemuda di daerah Farmasi, jadi menganggap bahwa kemungkinan korban ini adalah kelompok yang memukul pelaku pada saat malam minggu, ” jelasnya.

Ditambahkan pula, untuk pasal yang akan diterapkan dalam kasus penikaman ini adalah pasal 170 ayat 2 dan atau pasal 351 ayat 3 dengan ancamannya 15 tahun penjara.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya, satu unit motor mio dan sebilah pisau dengan panjang kurang lebih 30 centimeter.

Usai merilis para tersangka dengan barang buktinya, tersangka kemudian dibawa masuk ke rutan tahanan Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. (shinta)