Tiga Warga Silale Akhirnya Memeriksakan Diri di Puskesmas Valentine

oleh -136 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Dengan kesadaran sendiri terhadap bahaya penularan COVID-19, tiga orang warga Kelurahan Silale yang merupakan anggota keluarga dari pasien terkonfirmasi, datang memeriksakan kondisi kesehatan mereka di Puskesmas Valentine, Jumat 5 Mei kemarin.

“Kami mendapat informasi dari Dinas Kesehatan Kota, bahwasanya ketiga warga yang berdasarkan hasil tracing / tracking pasien terkonfirmasi memiliki kontak erat dengan pasien dimaksud, sudah mendatangi Puskesmas Valentine untuk mengikuti Rapid Test,” kata Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Ambon, Joy Adriaansz seperti dilansir dari ambon.go.id, Sabtu (6/6/2020).

Joy Adriaansz menjelaskan, ketika tim dari Dinas Kesehatan mengeluarkan hasil tracing, ketiga warga tersebut beberapa kali menunda waktu pemeriksaan.

Baca Juga  Ariel NOAH Bicara Soal Warna Baru Lagu Wanitaku

“Diduga ada informasi-informasi miring yang mereka terima dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, bahwa pemeriksaan Rapid Test akan dilakukan kepada seluruh warga disalah satu RT, sehingga mereka berkeberatan dan menolak,” kata Adriaansz

Penolakan tersebut, lanjut Joy, berujung pada aksi yang dilakukan dengan melibatkan sejumlah warga Kelurahan Silale, pada Kamis 4 Mei kemarin, saat kedatangan tim kesehatan.

Setelah dilakukannya pendekatan melalui Tim GTPP COVID-19, Lurah, Pimpinan Puskesmas, serta perangkat RT/RW setempat, ketiga warga yang merupakan keluarga dari pasien terkonfirmasi tersebut, akhirnya dengan penuh kesadaran datang dan mengikuti Rapid Test.

“Ini miskomunikasi yang kemudian oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, memanfaatkannya untuk menimbulkan polemik antara Pemerintah dan masyarakat,” kata Joy.

Joy Adriaanszberjanji, hal seperti ini kedepan tidak akan terjadi lagi, karena Pemerintah tidak mau menambah beban pikiran masyarakat yang tengah mengalami kesulitan sejak Pandemi COVID-19.

Baca Juga  HWP Gelar Kampanye dan Cerita Satwa Liar di Ternate

“Selaku Gugus Tugas dan atas nama Pemerintah kota, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada ketiga warga Silale tersebut, yang sudah sangat membantu Pemerintah dalam memutuskan rantai penularan COVID-19. Kami juga meminta masyarakat untuk senantiasa berkonsultasi dengan Pemerintah lewat Lurah dan Jajaran Tingkat Kelurahan, apabila menemui kejanggalan dalam informasi seputar penanganan COVID-19 di Kota Ambon, maupun dapat menginformasikan secara langsung lewat layanan pengaduan yang sudah disiapkan,” demikian Jubir.

Sementara itu, salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Silale, Gatot Hallauw dalam pertemuannya bersama Jubir Gugus Kota Ambon mengatakan, dirinya menyesali adanya aksi penolakan yang dilakukan masyarakat Silale beberapa hari lalu, namun kedepan dirinya bersama Gugus Tugas tingkat Kelurahan Silale akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat betul-betul paham mengenai protap penanganan COVID-19.

Baca Juga  12 Kesebelasan Resmi Lolos ke PON 2020 Papua

“Kami akan terus mengedukasi masyarakat terkhususnya masyarakat di Kelurahan Silale tentang apa itu COVID-19 dan bagaimana pencegahan serta protap penanganannya, sehingga aksi yang terjadi, tidak sampai terulang kembali,” tutupnya. (red/agi)