Tim Auditor Itjen Review Laporan Keuangan Semester II Kanwil Kemenag Maluku

Porostimur.com | Ambon: Tim auditor Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Agama (Kemenag) RI menyambangi Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Kamis (23/1).

Kedatangan tim Itjen terdiri dari tujuh orang auditor ini dalam rangka review laporan keuangan semester II Kanwil Kemenag Provinsi Maluku tahun 2019. Mereka adalah Kusoy (penanggung jawab), Robiyanto Hadiwibowo (pengendali teknis), Ali Yuddin (ketua tim), Wahid Yulianto (anggota), Junaedi (anggota), Fahmi Tamimi (anggota), dan Johan Kusmawansyah (anggota).

Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis saat menyambut para tim auditor mengatakan, bahwa review laporan keuangan adalah marwah Kementerian Agama dan opini WTP adalah harga mati. Diharapkan agar melakui review ini dapat menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas.

“Kehadiran tim Itjen dalam rangka melihat hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan sepanjang tahun 2019. Ada kemungkinan terjadi kesalahan dan harus diperbaiki,” jelas Jamaludin saat menyambut tim auditor Itjen Kemenag di ruang pertemuan Kakanwil Kemenag Maluku.

Setelah disambut Plt Kakanwil Kemenag Maluku didampingi Kasubbag Keuangan dan BMN, Fauzia Laitupa, tim Itjen Kemenag RI ini selanjutnya melakukan entry briefing (tatap muka) bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), yakni Kepada Bidang dan Pembimas, serta para Kasubbag, Operator, Bendahara dan ASN Kanwil Kemenag Maluku.

Pertemuan tatap muka yang dipimpin langsung Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Yasir Rumadaul di Aula Kanwil Kemenag Maluku ini guna menjelaskan tentang sistem kerja atau prosedur proses review laporan keuangan oleh tim Itjen Kemenag RI.

Sasaran review laporan keuangan tertuju pada beberapa item. Pertama, efektivitas desain dan implementasi sistem pengendalian intern.

Kedua, kewajaran penyajian saldo akun-akun dalam neraca, LRA, LO, dan LPE tahun 2019 sesuai dengan SAP.

Ketiga, kesesuaian saldo awal LK Kanwil Kemenag Provinsi Maluku tahun 2019 dengan laporan keuangan tahun 2018. Keempat, kepatuhan dalam penganggaran dan pengadaan barang/jasa.

Kelima, pengungkapan informasi keuangan pada catatan atas laporan keuangan (CaLK). Keenam, pengujian terhadap selisih keberadaan maupun penilaian kas dan setara kas antara LK BUN dengan LK Kanwil Kemenag Provinsi Maluku.

Ketujuh, keberadaan, kelengkapan, kepemilikan, penilaian, aset tetap dan akumulasi penyusunan serta aset tak berwujud dan amortasinya sekaligus kesesuaian nilai aset tetap dalam neraca dengan sistem SIMAK BMN.

Kabid Pendidikan Madrasah, Yasir Rumadaul menutup pertemuan tatap muka ini dengan menaruh harapan agar semua pihaknya yang terlibat dalam proses review ini untuk menyiapkan dokumen sesuai permintaan tim Itjen. (ebot/inmas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: