Tim Gegana Musnahkan Bom Peninggalan PD II di Morotai

oleh -39 views
Link Banner

Porostimur.com, Daruba – Tim Jihandak Gegana Sat Brimob Polda Maluku Utara melakukan disposal atau pemusnahan terhadap benda berbahaya berupa bahan peledak bom di Kabupaten Pulau Morotai.

Pemusnahan digelar di Tanjung Dehegila, Desa Juanga, Kecamatan Morotai Selatan, dipimpin Pasi OPS Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Malut AKP Munawar, Jumat (24/6).

Bahan peledak berupa satu buah mortir tersebut adalah hasil temuan salah satu warga Desa Pandanga pada 21 Juni 2022.

Selain itu ada pula dua granat, serta lima bom rakitan yang terbuat dari pipa.

Untuk mortir dan granat merupakan peninggalan Perang Dunia II, sedangkan 5 buah bom rakitan yang terbuat dari pipa adalah hasil sitaan dari masyarakat.

Baca Juga  JK: Covid-19 Virus Ganas, Tidak Bisa Diajak Berdamai

Kapolres Pulau Morotai AKBP Agung Reza Pratidina melalui Kasi Humas Bripka Sibli Siruang menyampaikan, sebagian barang bukti diserahkan warga ke Mapolres Morotai sejak tahun 2018 silam.

“Pada hari Selasa tanggal 21 Juni 2022 kemarin salah satu warga Desa Pandanga datang ke Mapolres menyerahkan satu buah mortir hasil temuannya itu, kemudian saya langsung menindaklanjuti dan mendatangkan tim Jihandak Gegana Sat Brimob Polda Malut untuk mendisposal atau memusnahkan benda yang berbahaya ini,” kata Reza, seperti dilansir dari tandaseru.com.

Reza bilang, Morotai merupakan daerah peninggalan Perang Dunia II yang memiliki banyak peninggalan sisa perang.

Ia mengimbau warga yang suka mencari bahan sisa Perang Dunia II agar tetap berhati-hati.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon hari ini, Senin 17 Agustus 2020

“Takutnya masih aktif dan dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.

Sementara Kabag Ops Polres Pulau Morotai AKP Jamaludin menambahkan, saat warga menyerahkan mortir temuan ke Polres langsung ditindaklanjuti.

“Kita harus menghindari hal-hal yang tidak diinginkan sehubungan dengan temuan berbagai macam jenis bahan peledak oleh warga, jadi harus dimusnahkan,” ujarnya.

Kepada masyarakat, Jamal mengimbau agar dapat melaporkan ke Polres jika ada yang menemukan bahan peledak jenis dan bentuk apapun.

(red/tsc)