Tim Kampanye Donald Trump Digugat karena Pakai Lagu Tanpa Izin

oleh -53 views
Link Banner

Porostimur.com | Washington: Lagu dari People Village yang berjudul YMCA telah digunakan dalam kampanye calon presiden petahana dari Partai Republik Donald Trump tanpa mengantongi izin.

Oleh karena itu, pengacara akan melayangkan gugatan ke pengadilan beberapa hari ke depan atas penggunaan tak berizin dari lagu tersebut untuk kampanye Trump.

YMCA, lagu disko yang dirilis pada 1978, dilaporkan digunakan baik saat kampanye dan sebagai soundtrack video kampanye Trump menjelang pemilu AS pada Selasa (3/11/2020).

Para pemegang hak, termasuk Scorpio Music, mengaku terkejut dengan penyelewengan lagu tersebut sebagaimana dilansir dari AFP, Kamis (5/11/2020).

Apalagi, lagu tersebut digunakan untuk tujuan partisan dan pemilihan untuk kepentingan Donald Trump.

Pengacara penggugat, Richard Malka, mengatakan kliennya tidak terima jika lagu tersebut digunakan tanpa mengantongi izin, apalagi untuk tujuan kampanye.

Baca Juga  Preview Real Sociedad vs Real Madrid: Rintangan Pertama!

Dia mengatakan setiap penggunaan yang tidak sah dari lagu tersebut akan menjadi subjek gugatan dalam beberapa hari ke depan.

“(Akan diajukan gugatan) baik di Perancis dan di AS, terhadap setiap pemrakarsa atau kaki tangan dari apa yang merupakan pencurian langsung milik orang lain,” kata Malka.

Lagu YMCA ditulis oleh penulis Perancis Jacques Morali dan Henri Belolo serta personel Village People, Victor Willis.

Village People mendapat mencapai kepopulerannya di Perancis dan AS dengan lagunya yakni YMCAIn the Navy, dan Macho Man pada akhir dekade 1970-an. (red/kompas.com)