Tim Kuasa Hukum “KAKA” Adukan Sejumlah Dugaan Pelanggaran Ke Bawaslu Aru

oleh -203 views
Link Banner

Porostimur.com | Dobo: Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Kepulauan Aru telah dilaksanakan pada Rabu 9 Desember 2020 dan kini sementara menunggu rekapan hasil perhitungan perolehan suara di tingkat kecamatan, namun menyisakan berbagai dugaan pelanggaran.

Hal ini dapat terlihat dari kehadiran Tim Hukum “KAKA” di bawah pimpinan Fidel Anguarmase, SH, M.Hum didampingi
Dr. Soleman Mantaiborbir, SH, M.Hum, Hendra Jamlaay SH, Stan Suarlembit beserta relawan dan pendukung dengan berjalan kaki menuju kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kepulauan Aru, Ahad (12/12) untuk melaporkan sejumlah dugaan pelanggaran yang ditemui di lapangan beserta bukti.

Dugaan pelanggaran pemilukada Kabupaten Kepulauan Aru yang di laporkan, Tim Hukum “KAKA” meliputi :

Dugaan Daftar Pemilih Tetap(DPT) Ganda
Bukti :Rekaman pembicaraan oknum Komisioner KPU yang menggunakan kewenangannya memanggil Anggota PPK Kecamatan untuk menandatangani Hasil Pleno Kabupaten.

Video Pemilih saat di TPS, menunjukan menerima 2 Formulir Model C. pemberitahuan-KWK

Baca Juga  Gempa Magnitudo 3,2 Baru Saja Guncang Kobisonta Maluku Tengah

Dugaan Pencoblosan oleh orang lain yang bukan pemilih berdasarkan DPT dan / atau tidak berdomisili di Kabupaten Kepulauan Aru

Bukti : Saksi + Foto KTP luar Aru

Dugaan pencoblosan Oleh 1 orang / pemilih lebih dari 1 TPS

Bukti : Saksi yang mengetahui oknum Ketua RT sekaligus Oknum Anggota KPPS, mencoblos 5 surat suara

Dugaan mengaku dirinya sebagai orang lain untuk menggunakan hak pilih
Bukti : Saksi yang mengetahui oknum Ketua RT sekaligus oknum anggota KPPS, mencoblos 5 surat suara.

Dugaan menghilangkan hak pilih orang lain
Bukti :
Saksi + Formulir Model C.

Pemberitahuan-KWK yang tidak digunakan dengan alasan yang diberikan KPPS bahwa waktu yang ditentukan telah habis.

Dugaan Money Politik
Bukti : Rekaman Suara + Video Pengakuan Pelaku

Baca Juga  Pencoblosan kondusif, Kapolda beri apresiasi masyarakatdan TNI

Dugaan Penggelembungan Jumlah Surat Suara pada DPT
Bukti :
Saksi + Formulir C Hasil

Laporan dugaan tersebut diterima Bawaslu, dibuktikan dengan Tanda Bukti Penyampaian Laporan No. 07/LP/PB/KAB/31.04/XII/2020, Tertanggal 12 Desember 2020

Menanggapi laporan Tim Hukum KAKA, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Kabupaten Kepulauan Aru, Amran Bugis SE, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, memberikan apresiasi kepada tim hukum KAKA yang telah datang ke kantor BAWASLU untuk menyampaikan laporan secara tertulis dilengkapi dengan bukti, karena mekanismenya seperti itu.

“Laporan tersebut sudah kami terima, nanti di pelajari apakah sudah memenuhi syarat formil atau materil, apabila sudah memenuhi syarat barulah kita register kalau belum nanti kita sampaikan apa yang perlu dilengkapi untuk diproses lebih lanjut,” ungkap Amran.

Baca Juga  Kembali Ke Zona Orange, DPRD Kota Ambon Minta Dinas Pendidikan Evaluasi Lagi Rencana Sekolah Tatap Muka

Ditanya soal dugaan keterlibatan oknum Komisioner KPU dirinya mengatakan, belum bisa untuk mengatakan lebih lanjut karena laporanya belum dipelajari secara lengkap termasuk bukti yang diserahkan, jadi setelah mempelajari laporan baru nantinya diproses.

Dirinya juga mengimbau kepada massa relawan KAKA agar bisa menjaga stabilitas Kamtibmas dan percayakan sepenuhnya kepada BAWASLU karena laporan yang disampaikan pasti diproses sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. (latif)