Tim Ops Resnarkoba Tarsius Bitung Tangkap Empat Orang Pengedar Obat Keras

oleh -100 views
Link Banner

@porostimur.com | Bitung: Tim Operasional Reskrim Narkoba Tarsius Bitung, berhasil menjaring empat orang pengedar obat keras jenis Trihexyphenidyl atau Thirex dikalangan anak muda.

Penangkapan ini diungkapkan Kapolres Bitung melalui Kasat Narkoba Polres Bitung, AKP Frelly Sumampouw ketika dikonfirmasi Porostimur.com melalui via Whats Aps, Minggu (28/7).

Menurut Sumampouw, terungkapnya kasus ini berawal operasi dan mendapati salah seorang berinisial SA alias Samsul (21) dipersimpangan Indomart, Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, sementara mengkonsumsi obat tersebut.

Link Banner

Begitu dilakukan pemeriksaan, anggota mendapati obat jenis Thirex sebanyak 100 butir. Begitu dilakukan introgasi, Samsul mengakui bahwa obat Thrix dapatkan dari salah satu temannya di Kota Manado.

Untuk dilakukan pengembangan kasus ini, Samsul dan barang bukti diamankan di Mako Polres Bitung. Kemudian anggota bergerak ke Kota Manado dan menangkap satu orang bandar AD alias Arman dan dua orang pengedar RN alias Riki (22) serta TB alias Takdir (24).

Baca Juga  Chelsea vs Manchester City 2-1, Liverpool Juara Liga Inggris

Ketiga orang ini ditangkap dilokasi yang berbeda. Dimana, Arman ditangkap di Wonasa dan barang bukti 2030 butir, Riki ditangkap di Sindulang 140 butir dan Takdir ditangkap di Maasing.

Para pelaku ini melakukan peredaran obat keras secara ilegal. Maka mereka dijerat Pasal 196 Sub Pasal 197 UU RI Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar.

Diketahui Trihexyphenidyl digunakan untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal, baik akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat, seperti antipsikotik.

Gejala ekstrapiramidal tersebut antara lain tremor, tubuh kaku, gerakan tidak normal dan tidak terkendali baik pada wajah maupun anggota tubuh lainnya, serta gelisah. (Dan)