Tim Satgus Covid-19 Desa Koititi Tidak Bekerja, Ini Penjelasan BPD

oleh -156 views
Link Banner

Porostimur.com | Halsel: Imbauan untuk melakukan pencegahan penyebaran Virus Corona telah dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Halmahera Selatan, Bahrain Kasuba agar pemerintah desa dengan segera membentuk Tim Satgus Penanganan Penyebaran Wabah Corana Virus

Bahkan perintah untuk mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah) untuk Penanganan Covid-19 juga telah diinstruksikan kepada 249 kepala desa di Kabupaten Halmahera Selatan

Ironisnya, Kepala Desa (Kades) Koititi Musly Marasabessy terkesan mengabaikan instruksi itu. Half ini terlihat dari minimnya pengadaan sarana Penanganan Penyebaran Covid-19 yang ada di Desa Koititi.

Kades hanya menyediakan cairan disinfektan, hand sanitizer dan perlengkapan penyemprotan cairan desinfektan. Itu pun tidak pernah difungsikan atau digunakan.

Hal tersebut disampaikan Anggota BPD Koititi Darman Azis saat dikonfirmasi wartawan di Desa Koititi

Baca Juga  Belum Bayar Lahan, Komisi I DPRD Halbar Akan Panggil Tim Pembebasan Lahan

“Persediaan untuk penanganan Covid-19 yang sementara ada itu. Cairan disinfektan, hand sanitizer dan perlengkapan untuk penyemprotan Desinfektan”, kata Darman, Senin (11/5/2020).

Darman bilang, Tim Satgus yang sudah dibentuk kepala desa pun tidak melakukan tugasnya untuk mencegah penyebaran Virus Corona atau Covid-19. Juga tidak terlihat sarana cuci tangan di tempat-tempat umum

Terlebih lagi masker yang dibelanjakan kades tidak mencukupi untuk dibagikan secara merata kepada seluruh masyarakat Desa Koititi.

“Sebagai anggota Tim Satgus kita juga belum bisa melakukan apa-apa karena untuk dana persediaan perlengkapan dan transportasi Tim Satgus Desa yang katanya RP. 50 juta itu dikelola kepala desa, hingga saat ini kita belum mendapat perintah dari kades,” tukasnya.

Lelaki yang akrab disapa Jon ini menambahkan bahwa, Tim Satgus juga belum mengetahui data lengkap siapa saja yang termasuk dalam Satuan Tugas itu karena saat dibentuk hanya disebutkan saja bahwa ketua Tim adalah Kepala Desa sementara di bawahnya BPD tapi tidak disebutkan secara spesifik nama daripada tim itu.

Baca Juga  Menuju New Normal, Brimob Kompi 1 Yon C Pelopor Laksanakan Patroli dan Imbauan di Kota Tual

“Hari ini kalau saya tanpa menggunakan atribut atau belum diSKkan, minimal memiliki Id Card, kerena untuk menertibkan warga dan sementara ada warga yang tidak mau untuk ditertibkan lalu membantah bahkan sampai pada tingkat tidak mau diatur saya bisa apa? Sementara secara administrasi kades belum resmi menyerahkan tugas kepada saya sebagai Tim Satgus,” terang Darman. (adhy)