Tim Sepatu Roda Sumbang Medali Perdana Bagi Kontingen Malut di PON Papua

oleh -62 views
Link Banner

Porostimur.com – Jayapura: Provinsi Maluku Utara (Malut) meraih satu medali perunggu melalui cabang olahraga sepatu roda nomor 200 meter putri dalam Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX Papua.

“Atlet sepatu roda Malut Nurul Nazwa mampu menyumbangkan medali pertama untuk Malut, dan ia kali perdana ikut PON mampu meraih medali. Ini menjadi awal yang baik bagi Malut dalam perolehan medali,” kata Ketua Pengprov Sepatu Roda Malut Husni Bopeng, Kamis (30/9/2021).

Menurut dia, Nurul Nazwa turun di kelas ITT 200 meter putri dan mampu keluar sebagai pemenang ke tiga dengan mencatatkan waktu 17.860 detik, dimana pada kelas ITT 100 meter putri, ia gagal naik podium karena insiden transponder tidak terbaca. 

Baca Juga  Antisipasi Perkembangan Situasi Kamtibmas, Brimob Polda Maluku Gelar Apel Kesiapsiagaan

Namun pada kelas berikutnya, ia mampu bangkit berkat dukungan dari seluruh masyarakat Maluku Utara.

Dia pun mengungkapkan kehadirannya di GOR Sepatu Roda Buper Jayapura bertujuan untuk memberikan dorongan motivasi bagi atlet sehingga mampu meraih medali. Namun ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari doa dan dukungan masyarakat serta kegigihan pelatih dalam memberikan bimbingan.

Husni mengakui raihan medali perdana itu membuat kebanggan tersendiri bagi cabang sepatu roda, karena di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, atlet tetap mampu bersaing dengan daerah-daerah yang punya kesiapan dan kelengkapan yang lebih memadai.

“Kami patut bangga. Kita pulang dengan kepala tegak karena membawa pulang medali. Meski kita belum punya arena sepatu roda, tapi kita mampu bersaing. Dengan hasil ini, ke depannya Pengprov Sepatu Roda Malut bakal meminta kepada Pemprov Malut untuk memperhatikan cabang olah raga yang berprestasi dengan menyediakan sarana pendukung demi perkembangan atlet,” ujar Husni.

Baca Juga  Asah Kemampuan, Prajurit Kodim 1509/Labuha Menggelar Latihan Teknis Teritorial

Sementara itu, pelatih tim sepatu roda Malut Adi Hariyadi menambahkan peran pemerintah daerah dalam menyiapkan arena setiap cabang olahraga sangat penting, dan sarana pendukung itu sendiri sangat penting bagi atlet agar berkembang, sehingga ke depannya mereka siap bersaing dengan provinsi lain di Indonesia. 

Di sisi lain, KONI Malut menyatakan telah menyediakan anggaran sebesar Rp1 miliar bagi atlet yang berpartisipasi pada PON Papua.

Ketua KONI Malut Djafar Umar memastikan bonus telah disiapkan sebesar Rp1 miliar dengan rincian untuk peraih medali emas sebesar Rp150 juta, medali perak Rp100 juta dan peraih medali perunggu sebesar Rp50 juta. 

Oleh karena itu, KONI Malut berharap agar atlet-atlet yang mewakili Malut pada PON Papua terus menunjukkan sportivitas dan dedikasi mereka guna mengharumkan nama Malut. 

Baca Juga  UNBK tingkat SMA, listrik dan internet 3 daerah terganggu

(red/fajarpapua)

No More Posts Available.

No more pages to load.