Timbunan Sampah Berserakan di Pasar Galala

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com | Sofifi: Timbunan sampah berserakan di Pasar Galala, Kecamatan Oba Utara, Kota Tidore Kepulauan.

Timbunan sampah tersebut sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun hingga saat ini tak diangkut petugas kebersihan.

Dari pantauan porostimur.com, sampah plastik, karton, sayur, buah, tulang ikan dan daging menumpuk di bagian samping hingga bagian tengah pasar.

Hingga Jumat (24/7/2020) petang tidak ada tindakan dari Pemerintah Kota Tidore Kepulauan maupun instansi terkait lainnya untuk mencarikan solusinya.

Link Banner

“Sejak beberapa waktu belum ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah disini,“ keluh Sofia Rahman, 50, salah satu warga yang rumahnya berlokasi di belakang Pasar Galala.

Sofia mengaku, tumpukan sampah di Pasar Galala sudah sering dikeluhkan warga sejak lama. Sebab selain karena menimbulkan bau yang tidak sedap, timbunan sampah juga banyak berserakan sehingga mengganggu kesehatan warga.

Baca Juga  Lagi, Kompi 3 Batalyon A Pelopor Brimob Polda Maluku Semprot Disinfektan di Kota Namlea

Ia ikhawatir tumpukan sampah disana mengundang bermacam jenis penyakit. Untuk itu, Sofia pun mendesak pengelola pasar, Pemerintah Kota Tikep segera mengangkut sebelum banyak warga yang terserang penyakit. 

“Kami warga minta kepeda pemerintah kota agar mengangkut tumpukan sampah itu,” ujar Sofia. 

Surahman ,45, warga sekitar mengaku sudah melaporkan masalah sampah yang menumpuk di kampungnya itu kepada pihak pengelola pasar. 

“Kondisi ini udah kami informasikan ke Unit Pengelola Teknis Pasar (UPTP) setempat sehingga sampah tidak meluber kemana-mana,“ ujarnya.

Menurutnya, warga sekitar sangat tertangggu dengan adanya tumpukan sampah yang ada di bagian samping dan belakang pasar tradisional itu. Akibatnya setiap warga yang melintas terpaksa menutup hidung karena bau sampah sangat menyengat.

Baca Juga  Atasi Sampah Sungai, Pemkot Ambon Bisa Tiru Cara Ini

“Saya minta sampah-sampah ini segera diangkut, jangan sampai ada warga yang terkena sakit dulu baru ada tindakan. Saat inikan Sofifi akan menjadi tuan rumah STQ, tapi kenapa kebersihan terutama sampah yang ada di Pasar Galala dibiarkan berserakan,” keluhnya.

Sementara itu, salah satu pegawai Pasar Galala yang tidak mau namanya disebut mengungkapkan, sampah-sampah itu dibiarkan menumpuk akibat tidak adanya mobil pengangkut sampah di wilayah Kota Sofifi.

Dia juga mengharapkan kepada dinas kebersihan kota maupun provinsi segera menyediakan mobil dinas pengangkut sampah di Kota Sofifi, terutama di dalam Pasar Galala.

“Apalagi kondisi saat ini lagi musim hujan, sehingga sampah banyak yang tertumpuk mengakibatkan bau busuk didalam pasar galala”, terangnya. (bur)