Tingkatkan Ketahanan Pangan, PERAGI Maluku Fokus Budidaya Ubi Jalar Lokal

oleh -139 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Ketahanan pangan merupakan salah satu fokus setiap negara, tak terkecuali Indonesia. Pasalnya, negara yang kuat adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya. 

Guna mewujudkan ketahanan pangan itulah, sektor pertanian menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. 

Ketua PERAGI Komda Maluku, Asri Subkhan menyebut setidaknya ada beberapa rencana program kerja yang akan dilakukan di tahun 2021. Program tersebut antara lain, diseminasi teknologi budidaya ubi jalar lokal dalam mendukung ketahanan pangan di Maluku.

“Kami berencana kalau bisa di tahun 2021 ini bisa berjalan lancar dan kami akan mengoleksi seluruh aksesi ubi jalar yang ada di Maluku, kemudian akan didaftarkan menjadi varietas,” jelas Asri Subkhan dalam Rapat Kerja Nasional PERAGI yang bertema ‘Agronomi Tangguh dan Modern dalam Meningkatkan Kedaulatan Pangan Nasional’ yang digelar secara virtual, Sabtu (13/2/2021).

Link Banner

Program tersebut akan dilakukan melalui pembuatan demplot ubi jalar di Kabupaten Seram bagian barat, di mana mereka juga akan melakukan program diseminasi teknologi budi daya cengkeh lokal di Maluku.

Baca Juga  HUT Bhayangkara di Halbar Diwarnai Pertengkaran TNI-Polri?

“Nanti akan dilakukan pendataan seluruh jenis cengkeh lokal yang ada di Maluku dan diperkenalkan kepada petani, sehingga mereka tidak hanya membudidayakan satu jenis cengkeh lokal saja tapi bisa menanam beberapa jenis varietas lokal yang berbeda, sehingga petani cengkeh bisa menambah penghasilannya,” ujarnya.

Selain itu, program tersebut juga akan dilakukan dalam bentuk penyuluhan kepada petani dan pendampingan masyarakat seperti Komunitas Pengungsi Lordes Ahuru, Goa Maria di Desa Batu Merah Ambon.

“Selain itu kami juga akan melakukan pendampingan pengungsi pada daerah lokasi Desa Batu Merah Ambon. Kemarin saya sudah bertemu dengan salah satu LSM pemberdayaan perempuan dan anak yang sudah mulai melakukan kegiatan pada lahan kering di lokasi tersebut. Jadi akan bekerja sama dengan mereka untuk mendampingi masyarakat dalam kegiatan integrasi ternak dengan tanaman pangan serta sayuran di lokasi tersebut,” pungkas Asri Subkhan.

Baca Juga  Film Buya Hamka Selesai Diproduksi, Penampilan Vino Bastian Mengejutkan

Sementara itu, Perhimpunan Agronomi Indonesia (PERAGI) Komisariat Daerah (Komda) Nusa Tenggara Barat (NTB) pun berupaya untuk mengembangkan lahan kering menjadi lahan produktif. 

“Rencana kami di tahun 2021 ini masih menekankan pada inovasi teknologi budi daya tanaman pangan khususnya di lahan kering,” ujar Ketua PERAGI Komda NTB, Akhmad Zubaidi.

Terkait hal itu, pihaknya juga akan menggelar webinar nasional dan internasional yang akan diselenggarakan pada bulan Maret 2021.

“Dalam kegiatan webinar tersebut, kami bekerja sama dengan BPTP, kemudian juga dengan PERHIMPI NTB dan Pascasarjana Universitas Mataram. Ini akan kami bahas lagi dengan pengurus-pengurus untuk pengembangan kegiatan seminar internasional ini,” pungkas Akhmad Zubaidi.  (red)